Pesawat ATR Wing Air terbang melayani rute Kota Bengkulu-Mukomuko

Trip Mukomuko, 30 Menit Merasakan Naik ATR 72-600

Wings Air resmi membuka rute penerbangan Kota Bengkulu Mukomuko. Pembukaan jalur transportasi udara ini bukan hanya memberi kemudahan bagi para traveler. Tapi juga mendorong percepatan ekonomi dan investasi di kabupaten yang terletak di ujung provinsi.

KOMI KENDY, Kota Bengkulu

DERU mesin pesawat ATR 72-600 menyambut kedatangan para penumpang Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1135. Sebuah pesawat dengan 76 kursi duduk sudah siap membawa rombongan untuk terbang perdana menuju Bandara Mukomuko di Bandar Ratu.

Pada penerbangan perdana ini secara khusus Wings Air melalui Corporate Community-nya mengajak serta 10 jurnalis, vlogger dan penggiat medsos untuk merasakan sensasi terbang di ketinggian 11.000 kaki saja. Seluruhnya berangkat bersama undangan lainnya dan penumpang umum.

Adapun undangan yang hadir dalam peresmian yakni Kepala Seksi (Kasi) Perizinan Rute Baru Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dra. Tri Danarsih, MM, Direktur Operasi Wings Air Capt. Redi Irawan.

Lalu tampak Danrem 041/Gamas Kolonel Inf. Irnando Arnold B. Sinaga, Danlanal Bengkulu Letkol. Laut (P) Andri Wahyu Sudrajat, ST, Asisten Kejati Bengkulu Bambang Marsanah, SH, MH, Kepala Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Ir. Anies Wardhana, MM, Kepala Otoritas Bandara VI Padang Agus Soebagyo dan pejabat lainnya.

Keberangkatan

Para penumpang ini menjalani prosedur keberangkatan yang sama dengan penumpang pesawat lainnya, penumpang masuk melewati keberangkatan. Tak perlu menunggu lama, pesawat kami siang itu lepas landas pukul 10.40 WIB.

Pemandangan dari pesawat ATR terlihat dengan jelas.
Pemandangan dari pesawat ATR terlihat dengan jelas.

Mendapat tempat duduk di dekat jendela tentu saja posisi terbaik. Penumpang tak jemu menikmati pemandangan di sepanjang garis pantai pesisir baratnya Bengkulu. Melintasi langit Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara sekaligus.

Jadwal Terbang

Jadwal penerbangan Wings Air Bengkulu-Mukomuko-Bengkulu, ada setiap hari. Tiketnya sudah bisa dibeli dengan mudah melalui aplikasi, dengan harga mulai dari Rp 310 ribu saja (bisa berubah sewaktu-waktu).

Jika dibandingkan dengan naik kendaraan umum, tarif pesawat ini memang sedikit lebih mahal. Tapi dari segi efisiensi waktu, jelas jauh lebih irit, aman dan nyaman.

Di Bandara Mukomuko, cuaca terik begitu terasa. Kedatangan penumpang perdana ini disambut langsung Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, Kepala Bandara Mukomuko Irpansyah Putra Rahman, SE, dan jajaran pejabat Pemda Mukomuko.

Dibandingkan sebelumnya, kondisi bandara tampak bersih dan rapi. Fasilitasnya pun sudah semakin baik , walau sebelumnya sempat tidak lagi dilintasi rute pesawat perintis.

Di Mukomuko, peresmian kedatangan pesawat baru ini ditandai dengan memecahkan kendi dekat ban pesawat. Sebagai simbol agar penerbangan diberi kelancaran dan membawa kebaikan untuk masyarakat Mukomuko.

Bandara ke-117

Pada kesempatan itu, Direktur Operasi Wings Air Capt. Redi Irawan mengatakan Bandara Mukomuko merupakan bandara ke 117 yang dilayani Wings Air. Ia berharap dengan adanya transportasi udara ini, hubungan pemerintahan, bisnis, pariwisata, dan hubungan masyarakat lebih meningkat.

“Mukomuko destinasi Wings Air ke 117 dari 300an bandara di Indonesia. Saya yakin nanti akan terus berkembang. Tidak menutup kemungkinan rutenya akan bertambah,” sampainya.

Manajemen Lion Air dan Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu.
Manajemen Lion Air dan Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Ir. B. Budi Jatmiko saat menyampaikan sambutannya berharap kedepannya akan ada rute baru lagi yang dibuka. Bahkan ada permintaan khusus untuk penerbangan tanpa transit Bengkulu-Bandung, Bengkulu-Medan dan Bengkulu-Yogyakarta.

Pasalnya arus penumpang ke tiga provinsi tersebut dinilai sudah cukup banyak. “Kalau rute ke tiga kota besar ini sudah dibuka, masyarakat Bengkulu tidak perlu lagi transit. Bisa langsung sampai ke tujuan. Demikian sebaliknya,” ujar Budi Djatmiko.

Tak hanya itu saja. Budi menambahkan Pemprov saat berupaya agar juga dibuka rute penerbangan dari Bengkulu ke Enggano dan Mukomuko ke Padang. Alasannya dua wilayah tersebut potensi penumpangnya juga cukup baik.

Pacu Ekonomi

Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH mengapresiasi rute penerbangan baru ke kabupaten yang dipimpinnya. Pada kesempatan itu Choirul memaparkan perekonomian yang bisa dihasilkan Mukomukobisa mencapai Rp 9 triliun per tahun.

Namun sayang, hanya kurang dari Rp 1 triliun yang masuk kembali ke Mukomuko. Salah satu penyebabnya, karena tak sedikit masyarakat Mukomuko berbelanja di provinsi lain.

Dengan adanya alat transportasi yang lebih cepat, toko-toko grosir bisa lebih banyak dibuka di Mukomuko. Harapannya masyarakat akan membelanjakan uangnya tidak keluar daerah.

Choirul pun optimis Mukomuko bisa menjadi daerah berkembang. Iklim investasi yang sudah baik, akan lebih baik lagi.

Ia pun berharap, penerbangan komersial Wings Air di Mukomuko berlangsung selamanya. Apalagi Mukomuko menjadi daerah nomor dua pertumbuhan ekonominya di Provinsi Bengkulu setelah Kota Bengkulu. “Mudah-mudahan pesawat ini terus terbang ke Mukomuko,” ungkap Choirul.(**)

Komi Kendy

Halo, saya adalah blogger pemula yang menyukai dunia menulis, fotografi dan traveling.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: