Proses mudah, sederhana dan relevan, menjadi keinginan setiap orang untuk mempercayakan jaminan dan proteksi hidupnya pada asuransi. eServices FWD MAX yang baru saja diluncurkan FWD Life, menjadi produk yang sangat bisa menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan keamanan dan ketenangan di masa depan. 

Kenapa Harus Punya Asuransi?

Ghita Argasasmita, RFA, Financial Planner yang juga Founder dan CEO of Integrita Financial saat menyampaikan strategi perencanaan keuangan yang ideal.

Ghita Argasasmita, RFA, Financial Planner yang juga Founder dan CEO of Integrita Financial saat menyampaikan strategi perencanaan keuangan yang ideal.

Yang namanya roda hidup, pasti berputar. Kadang kita berada diatas, namun ada kalanya berada dibawah. Ini bisa terjadi dalam hal apapun, termasuk soal finansial dan kondisi kesehatan. Toh, tidak ada manusia yang selalu sehat terus. 

Untuk meminimalisir segala risiko, kerugian dan memberikan keamanan untuk masa depan, tidak ada salahnya jika kita memiliki asuransi. Yang wajib dimiliki tentu saja, asuransi kesehatan. Terutama di masa pandemi Coronavirus Disease (Covid)-19 seperti yang tengah terjadi sekarang ini. 

Hal ini seperti yang disarankan Ghita Argasasmita, RFA, Financial Planner yang juga Founder dan CEO of Integrita Financial. “Selain memiliki tabungan dan dana darurat, dalam basic foundation keuangan, asuransi juga wajib dimiliki,” kata Ghita, saat menjadi pembicara saat peluncuran layanan eServices FWD MAX, produk baru dari FWD Life, Jumat, 17 Oktober 2020.

Namun sayangnya, selama ini orang masih merasa enggan untuk berinvestasi melalui asuransi karena ada stigma yang terlanjur melekat. Bahwa asuransi itu prosesnya ribet, prosedur dan mekanismenya tidak mudah dipahami dan klaim yang sulit. Hal ini berpengaruh pada tingkat penetrasi asuransi jiwa yang masih sebesar 1,1 persen (per Juli 2020) berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sebenarnya orang menyadari bahwa asuransi itu penting, sangat bermanfaat. Tapi karena masih banyak yang sulit mengakses informasi daftarnya dimana, banyak dokumen yang harus dibaca dan syaratnya panjang sekali, jadi menunda-nunda untuk berinvestasi melalui asuransi,” ungkap Ghita.

Mengatur Pendapatan untuk Asuransi

Ghita juga menyampaikan kiat bagaimana caranya agar kita dapat mengatur pendapatan, sehingga ada alokasi yang cukup untuk asuransi. Dalam memilih premi, harus sesuai dengan budget dan kebutuhan. Sebesar 5 persen dari pendapatan per bulan, bisa dibayarkan premi asuransi. 

“Pendapatan per bulan, sebesar 40 persennya untuk pengeluaran sehari-hari. Makan, biaya sekolah, listrik dan lain. Sebesar 30 persen bayar cicilan, 10 persen menabung, 15 persen gaya hidup. Dan tentu saja yang 5 persen itu untuk asuransi,” ujarnya.

Asuransi di Era Digitalisasi

Para narasumber yang hadir pada peluncuran FWD Max.

Para narasumber yang hadir pada peluncuran FWD Max.

Di era digital, perusahaan asuransi juga harus bertransformasi. Jika dulu perusahaan asuransi fokus pada jenis-jenis produk dan bagaimana produknya bisa merangkum kepada kebutuhan, sekarang berbeda. Perusahaan asuransi lebih fokus pada keamanan dan kenyamanan pengguna. 

Melalui aplikasi, setiap calon pemegang polis bisa memperoleh akses informasi yang luas tentang produk, syarat, proses klaim, top up dan mendapatkan benefit lainnya. Bahkan transaksi pembayaran polis bisa dicek secara real time. 

Dengan mengeluarkan layanan eServices, pemegang polis memiliki kemudahan mengakses asuransinya. Dimanapun dan kapanpun bisa dengan gampang mengecek syarat, benefit dan sudah berapa banyak premi yang dibayar,” ujar Ghita. 

Transparansi melalui layanan eServices, lanjut Ghita, bisa memperkecil mispersepsi yang kerap terjadi terhadap perusahaan asuransi. Melalui aplikasi yang ada dalam genggaman, pemegang polis jadi lebih peduli terhadap produk investasi yang dibelinya. Tidak ada lagi alasan bagi pemegang polis untuk enggan membaca ketentuan asuransi yang dimilikinya. 

Layanan eServices dari FWD Finance

Kemudahan-kemudahan yang bisa didapat dengan mengandalkan teknologi inilah yang membuat FWD Life, pelopor asuransi jiwa berbasis digital untuk meluncurkan eServices FWD MAX. Direktur Utama FWD Life Anantharaman Sridharan mengatakan, FWD Life membawa pendekatan baru ke industri yang identik dengan cara tradisional dan melihatnya melalui perspektif nasabah. Visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi, telah menginspirasi FWD Life untuk membuat asuransi menjadi lebih relevan dan dapat dijangkau semua orang. 

Pendekatan yang berfokus pada nasabah ini yang mendorong kami untuk terus berinovasi memenuhi kebutuhan pemegang polis. “Fitur eServices terbaru ini akan menjadi salah satu bukti bagaimana kami berusaha mencapai visi kami setiap harinya,” kata Anantharaman.

Chief Marketing Officer FWD Life Maika Randini

Chief Marketing Officer FWD Life Maika Randini.

Chief Marketing Officer FWD Life Maika Randini mengatakan, FWD Life memiliki visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. “Persepsinya ribet dan complicated. Pengalaman inilah yang ingin diubah di masyarakat,” kata Maika. 

Sejak sebelum pandemi, lanjut Maika, FWD Life memang sudah fokus pada digital teknologi untuk memudahkan masyarakat memiliki asuransi. Proses menanamkan asuransi sebagai kebutuhan melalui teknologi jadi lebih terbantu di saat pandemi seperti sekarang. Sebab sekarang ini masyarakat jadi terdorong melek teknologi dan memanfaatkan digital untuk beraktivitas. 

“Melalui pendekatan yang berfokus pada nasabah, tidak hanya kami melihat gaya hidup digital para millennial. Tetapi juga bagaimana generasi sebelumnya menjadi lebih melek teknologi,” tutur Maika. 

Peluncuran eServices FWD MAX bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk mengenalkan produk-produk dan layanan terbaik FWD Life. Dengan fitur eServices pada aplikasi FWD MAX, FWD Life mengajak nasabah bersemangat untuk ‘berubah’ dan merayakan hidup.

Fitur-Fitur FWD MAX

FWD MAX ini, merupakan perusahaan asuransi yang berorientasi pada pengurangan keluhan nasabah. Setiap pemegang polis kini memiliki kemudahan mengakses dan mengelola polis FWD Life dengan cepat dan mudah. Peningkatan ini melengkapi fitur eFriend.

Sebelumnya fitur eFriend telah diluncurkan untuk nasabah korporasi. Bagi nasabah individu, sekarang hanya perlu menggunakan FWD MAX untuk semua kebutuhannya. Adapun beberapa fitur-fitur yang memudahkan nasabah :

1. My Profile

Fitur my profile bisa digunakan untuk memperbarui data secara mandiri langsung oleh nasabah.

2. My Policies

Fitur ini untuk mengakses data polis nasabah secara real-time dari manapun dan kapanpun selama terakses dengan jaringan internet.

3.My Claim

Pengajuan klaim nasabah, juga tidak harus datang secara tatap muka menemui agen asuransi atau berkirim surat. Pengajuan klaim bisa dilakukan secara online tanpa harus mengirimkan dokumen fisik (syarat dan ketentuan berlaku). 

4.My Payment

Dengan my payment, nasabah bisa melakukan pembayaran premi dan melihat langsung hasil transaksinya. 

5. My Investment

Fitur ini digunakan untuk memantau investasi nasabah secara real-time

6. My Request

Pada aplikasi FWD MAX ada 11 fitur tambahan. Termasuk pengalihan nilai investasi, ganti alokasi premi investasi, penarikan nilai investasi sebagian, aktivasi polis, top-up reguler, top-up tunggal, cuti premi, cetak kartu kesehatan, cetak polis, perubahan data tertanggung, dan ganti cara pembayaran.

Produk-Produk FWD Life

Pada aplikasi FWD Life, tentu saja kita bisa mendapat informasi sebelum memilih apa produk yang tepat buat diri sendiri dan keluarga. Saat ini ada enam produk FWD Life yang bisa dibeli mulai dari Rp 10 ribu per bulan :

  1. FWD Cancer Protection
  2. Asuransi bebas handal.
  3. FWD Loop
  4. Bebas Aksi
  5. Bebas Aksi Flash 3 Bulan
  6. Bebas Rencana

Nah, untuk tahu lebih lengkapnya seperti apa produk-produknya, bisa cek langsung ke aplikasi FWD MAX. Aplikasinya bisa diunduh di Google Play Store dan App Store. Untuk informasi lebih lanjut tentang FWD Life, bisa dibaca juga melalui situs www.fwd.co.id. 

FWD Life Pilihan yang Tepat

Digital Enthusiast Desy Bachir mengatakan, FWD Life merupakan solusi dan pilihan yang tepat, sehingga dapat memecahkan persoalan mengapa orang enggan memiliki asuransi.  Menurutnya di era sekarang, gaya hidup orang ingin yang mudah, cepat dan simple. Hal inilah yang dilakukan oleh asuransi jika ingin menarik masyarakat. 

“Sekarang orang makin sibuk. Kadang tidak punya waktu luang dan tidak sabar untuk mengurusi hal-hal yang menggunaan prosedur panjang. Seperti saya. Jika ingin mengecek polis, transaksi dan lain-lain, saya tentu akan lebih memilih asuransi yang sudah memanfaatkan teknologi digital untuk bertransaksi.(**)

Share This