Desember 2019. Kala itu mendengar berita di Wuhan, Cina sedang mulai mewabah virus baru bernama Corona. Belakangan disebut Corona Virus Disease (Covid) 19. Yang terbesit saat itu, ah, di Cina. Masih jauh dari sini. Dari tempat tinggalku di Bengkulu. Namun tiada disangka-sangka. Kini menjelang Ramadhan 1441 Hijriah, Virus Corona juga mewabah di Indonesia.

Dalam sekejap. Hitungan hari ritme  kehidupan kita pun berubah. Apalagi sejak ada dua warga Depok yang positif setelah salah satunya mengikuti kelas menari. Lalu disusul Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada pertengahan Maret lalu. Rasa khawatir akan penyebaran virus ini pun bertambah. Amerika, Italia dan Cina yang notabene negara besar saja kewalahan. Apalagi Indonesia.

Khawatir, tentu saja boleh. Tapi jangan takut berlebihan. Agar kita bisa melakukan tindakan pencegahan dan minimal bisa melindungi keluarga, terlebih dahulu kita harus banyak membaca. Kita harus mengenal segala sesuatunya tentang virus corona.

Apa Itu Corona?

Stop penyebaran virus corona mulai dari diri sendiri

Stop penyebaran virus corona mulai dari diri sendiri

Menurut World Health Organization (WHO) sebuah organisasi internasional yang fokus pada bidang kesehatan dunia, corona adalah keluarga besar virus yang bisa menyebabkan penyakit. Virus ini bisa hinggap pada hewan atau manusia.

Pada manusia, corona menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Virus corona paling terbaru yang ditemukan adalah virus corona Covid-19. Virus ini termasuk penyakit menular dan baru ditemukan di Wuhan, Cina pada Desember 2019. Kemudian virus ini menjadi wabah di seluruh penjuru dunia.

Apa Saja Gejalanya?

Gejala COVID-19 yang paling umum dialami :

  • Demam
  • Kelelahan
  • Batuk kering

Namun beberapa pasien mungkin mengalami :

  • Sakit dan nyeri
  • Hidung tersumbat
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Diare

Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Untuk tau lebih lanjut mengenai Gejala Virus Corona dan Physical Distancing, bisa mampir ke artikel lainnya di blog ini.

Apakah orang terinfeksi selalu merasakan gejala diatas? Belum tentu. Ada yang namanya OTG alias Orang Tanpa Gejala (OTG) yang bahkan tidak merasakan keluhan apapun pada tubuhnya. OTG yang memiliki imun tubuh baik inilah yang bisa menularkan kepada orang lain.

Meski demikian, kebanyakan orang (sekitar 80 persen) bisa sembuh dari penyakit corona tanpa perlu perawatan khusus. Perbandingannya jika ada 6 orang terpapar Covid-19, maka 1 orang diantaranya mengalami sakit parah dan sulit bernapas.

Yang Rentan Kena Virus Corona

Kita boleh bernapas lega karena corona yang menyerang anak-anak, efeknya tidak membahayakan. Sebab imun anak, khususnya yang berusia diatas 5 tahun sudah cukup baik. Pada saat jumlah kasus corona di dunia sudah mencapai 97 ribu, sekitar 44 ribu diantaranya terjadi di Cina. Virus mayoritas menginfeksi orang dewasa dan lanjut usia (lansia).

Dari total keseluruhan kasus, ernyata kurang dari 1 persen virus corona Covid-19 menginfeksi anak-anak. Bahkan dari 84 negara yang positif corona Covid-19, belum ada yang melaporkan kasus kematian pada anak-anak usia 0-9 tahun akibat virus tersebut.

Yang rentan jika terkena virus corona adalah orang yang lebih tua. Juga mereka yang punya masalah kesehatan seperti sakit paru-paru, tekanan darah tinggi atau masalah jantung atau diabetes. Jika ada yang mengalami demam, batuk dan sulit bernapas, harus mendapat perhatian medis.

Bagaimana Virus Menyebar

Pernah menonton film Contagion garapan Steven Soderbergh? Penularan virus corona di dunia nyata seperti yang terjadi sekarang sama persis dengan film yang dibintangi Gwyneth Paltrow itu. Masih menurut WHO, Covid 19 menyebar orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang batuk atau menghembuskan nafas.

Tetesan cairan yang disebut droplet ini kemudian jatuh ke benda yang disentuh oleh orang lain. Orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Lantas apakah Corona bisa menular melalui udara secara begitu saja? Jawabannya tidak. Berdasarkan studi yang ada saat ini belum ditemukan penyebaran Covid-19 melalui udara bebas.

Itu artinya kita juga tidak perlu mendiskriminasikan orang-orang yang sudah positif Covid. Cukup dengan menggunakan masker, tidak bersentuhan dan menjaga jarak aman, membuat kita masih aman dari paparan virus corona.

Yang Bisa Kita Lakukan

Menggunakan hand sanitizer merupakan langkah alternatif penyebaran virus corona. Namun mencuci tangan itu lebih baik.

Menggunakan hand sanitizer merupakan langkah alternatif penyebaran virus corona. Namun mencuci tangan itu lebih baik.

Akhir-akhir ini dari radio mobil saya sering sekali mendengar kampanye bahwa semua kita bisa menjadi pahlawan ditengah wabah Covid 19 yang melanda. Paling utama yang bisa kita lakukan adalah:

  1. Jangan stres dan tetap tenang. Perasaan panic dan stres bisa membuat imun tubuh menurun.
  2. Keep #StayAtHome alias #DiRumahAja. Semakin sedikit berinteraksi. kita meminimalisir kesempatan tertular atau menularkan virus kepada orang lain.
  3. Jika terpaksa keluar rumah, selalu kenakan masker. Masker berfungsi melindungi orang lain ketika kita bersih. Apalagi jika kita positif. Selain itu masker juga melindungi bagian hidung dan mulut.
  4. Rajin mencuci tangan di air yang mengalir dengan sabun selama 20 detik. Tidak peduli apapun merek sabunnya, yang penting sabun. Sebab sabun membuat bagian-bagian dari virus bisa terurai.
  5. Hindari memegang hidung, mulut dan tidak mengucek mata. Penularan virus paling cepat jika tangan kita yang sudah tertempel virus menyentuh indera-indera tersebut.
  6. Jaga jarak alias physical distancing. Kalau masih tetap harus beraktivitas, kita harus tetap selalu jaga jarak dengan orang lain. Dan pastikan tidak berada dalam kerumunan manusia.
  7. Konsumsi makanan sehat dan bergizi
  8. Olahraga teratur
  9. Perbanyak minum air putih dan tambah dengan vitamin jika diperlukan.

Bagaimana? Sudah jelas kah informasinya? Kita semua sangat-sangat berharap agar pandemic ini lekas berlalu. Dan kita semua senantiasa diberkahir kesehatan dari Allah SWT. Khususnya dalam menghadapi bulan Ramadhan 1441 Hijriah ini.(**)

 

Tulisan ini disertakan dalam Blog Challange #BPNRamadan2020

Share This