Membuka Usaha Kue, Peluang Usaha Setelah Lebaran

Membuka Usaha Kue, Peluang Usaha Setelah Lebaran

MEMBUKA usaha kue, siapa bilang hanya menjadi usaha musiman setiap datangnya Ramadhan dan Lebaran saja. Faktanya Anda tetap bisa menjalani usaha yang satu ini di hari-hari biasa. Setelah Lebaran berakhir juga dan bisa tetap laris manis jika seandainya tahu kunci suksesnya.

Beragam menu makanan ringan yang terbuat dari coklat bubuk atau keju dan sejenisnya memang selalu menarik perhatian masyarakat. Apalagi anak-anak yang pada dasarnya memang suka ngemil. Sehingga membuka usaha kue juga tidak akan ada matinya.

Jadi jika seandainya Anda memang memiliki ide untuk menggeluti usaha di bidang cake and bakery ini tidak perlu khawatir. Apalagi dengan keahlian yang Anda miliki, Karena memang peluang membuka usaha kue ini terbilang cukup menjanjikan kedepannya. Berikut ini diantaranya beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk memulai membuka usaha kue :

1. Cek Peralatan

Coba tengok terlebih dahulu isi dapur Anda, lihat peralatan apa saja yang sudah dimiliki untuk mulai membuat beraneka ragam kue yang nantinya akan dijual tersebut. Paling tidak dari sini nantinya Anda akan tahu komponen apa sajakah yang perlu untuk ditambahkan sebagai modal untuk membuat kue dan juga yang tidak perlu dibeli lagi karena sudah ada di dapur.

2. Buat Konsep Bisnis

Membuat konsep bisnis secara matang, setelah itu jangan lupa untuk merancang konsep bisnisnya, karena tanpa ini nantinya Anda juga akan kebingungan di dalam merealisasikannya, ia dijadikan sebagai panduan awal dalam memulai sebuah usaha.

3. List Kebutuhan

Membuat daftar kebutuhan, setelah itu jangan lupa catat juga daftar kebutuhan yang digunakan dalam pembuatan kue tersebut, mulai diantaranya adalah perlengkapan penunjang yang belum dimiliki dan juga bahan-bahan.

4. Belanja Bahan Kue

Belanja bahan-bahan di toko bahan kue untuk membuat kue yang berkualitas baik, tepung terigu, mentega, keju cheddar, gula dan sejenisnya wajib dimiliki di dapur. Sekarang berbelanja beragam jenis kebutuhan untuk membuat kue menjadi jauh lebih mudah karena bisa dilakukan secara online lewat TokoWahab.

Kunci sukses bisnis kue ini adalah rasa dan pastinya juga pemasaran, jangan hanya menjualnya secara offline, jika bisa jual juga secara online untuk meningkatkan pasar karena sekarang juga banyak kemudahan pengiriman untuk kue apa saja.(**)

Cumi Tumis Kecombrang

Cumi Tumis Kecombrang

MENULIS soal kuliner nusantara, memang nggak ada habisnya. Kebetulan nih, sudah lama nggak nulis soal masak-masak. Kali ini saya ingin menulis resep masakan yang menjadikan hutan sumber makanan. Menunya adalah cumi tumis kecombrang. Tentu sudah pada tahu kan sama kecombrang.

Kecombrang ini disebut juga unji/ honje, merupakan jenis tanaman yang tumbuh di hutan dan juga di sekitar kita. Bentuknya mirip gasing dan lancip di ujungnya. Berwarna merah muda, hingga merah merekah jika sudah membentuk bunga.

Di pasar, masih cukup mudah ditemukan. Kecombrang ini aslinya bisa banget diolah untuk berbagai macam ragam masakan karena memiliki cita rasa tinggi. Aromanya segar, rasanya sedikit pedas dan bisa menggugah selera makan bagi penggemar makanan ini.

Nah, untuk memasak cumi tumis kecombrang tidak sulit didapat. Berikut bahan-bahannya :

Bahan

Bahan memasak cumi tumis kecombrang

Bahan memasak cumi tumis kecombrang

500 gr                   Cumi basah yang masih segar

1/2 ons                 Kecombrang

1/2 ons                 Cabai merah

10 buah                Cabai rawit (sesuai selera)

1 batang               Serai

1 iris                      Lengkuas

3 lembar              Daun Jeruk

5 siung                 Bawang merah

2 siung                 Bawang Putih

Garam, lada, penyedap rasa dan minyak goreng

Cara Memasak

Semua bahan cumi tumis kecombrang dicampur jadi satu

Semua bahan cumi tumis kecombrang dicampur jadi satu

  1. Panaskan minyak goreng secukupnya di penggorengan. Tumis bawang merah, bawang putih hingga tercium aroma wangi.
  2. Masukkan cabai merah dan cabai rawit, lengkuas dan serai yang sudah digepruk, daun jeruk, garam, lada dan penyedap rasa.
  3. Masukkan cumi, tunggu hingga lembut.
  4. Setelah cumi masak, baru masukkan irisan kecombrang.
  5. Kecombrang tidak perlu ditumis terlalu lama.
  6. Angkat, sajikan.

Mudah sekali bukan masak cumi tumis kecombrang. Paling lama untuk memasak menu yang satu ini, hanya memakan waktu tidak sampai setengah jam. Cocok untuk menu harian. Setengah kilogram cumi itu bisa untuk makan dua orang, satu kali makan. Paling nikmat disantap dengan nasi hangat.

Manfaat Kecombrang

Kecombrang memiliki manfaat dan khasiat yang tinggi. Baik itu manfaat untuk kesehatan atau dijadikan untuk kosmetik. Manfaatnya antara lain baik untuk produksi Air Susu Ibu (ASI) bagi ibu menyusui. Mencegah kanker serviks dan payudara, buahnya bisa menjadi obat sakit telinga. Daunnya bisa untuk membersihkan luka karena mengandung antimikroba dan antioksidan.

Selain itu kecombrang juga menguatkan tulang dan gigi, mencegah dehidrasi, mengihlangkan bau mulut  dan bau badan, menjadi pewarna alami untuk lipstik. Untuk lebih lengkapnya tentang kecombrang, silakan baca tulisan saya yang lainnya di blog ini Kecombrang, Hutan dan Pemenuhan Hak Perempuan. Sampai jumpa di tulisan kuliner berikutnya.(**)

Kecombrang, Hutan dan Pemenuhan Hak Perempuan

Kecombrang, Hutan dan Pemenuhan Hak Perempuan

HUTAN SUMBER MAKANAN

Kecombrang merupakan tanaman beraroma khas saat dikunyah. Di Rejang Lebong, tanaman ini tidak hanya menjadikan hutan sumber makanan. Tapi juga menjadi “simbol” pelestarian dan pemenuhan hak perempuan.

**

Tanaman kecombrang memiliki banyak nama
Tanaman kecombrang memiliki banyak nama. Hutan sumber makanan. Foto: canva.com

Perkenalan dengan kecombrang berawal saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Waktu itu setiap libur sekolah, bersama adik lelaki yang nomor dua, kami kerap diajak berlibur ke Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara oleh opung.

Opung merupakan panggilan kakek dari suku Batak. Beliau merupakan bos papa semasa masih bekerja di sebuah perusahaan swasta. Bagi orang Batak, kecombrang biasa diolah menjadi masakan enak. Terutama saat menggelar acara-acara tertentu.

Salah satu yang cukup terkenal adalah ikan mas dimasak arsik. Pada suatu kesempatan, jadinya ikut memakan menu asing bagi lidah orang Jawa seperti saya ini.

Kecombrang yang dijual di pasar tradisional.
Kecombrang yang dijual di pasar tradisional. Foto: Komi Kendy

Dimasak Ala Rumahan

Di rumah, mama memasak kecombrang untuk dijadikan urap atau lotek. Jika dimasak urap, kecombrang dicampur dengan kelapa parut yang agak muda, ditambah dengan bumbu, bawang dan cabai sebagai cita rasa.

Sayur rebusan lainnya yang ikut dicampur ada kangkung, pucuk ubi, toge, kacang panjang dan lain-lain. Sementara kalau dilotek, bahan sayurnya pun sama saja. Bedanya ada campuran kuah kacang.

Saya sendiri pernah memasak kecombrang tumis cumi. Walau belum ada penelitian yang membuktikan, konon kata orang-orang tua, kecombrang menjadi bahan makanan dari hutan yang bisa merangsang produksi Air Susu Ibu (ASI). Kebetulan saat ini saya sedang menyusui anak kedua.

Yang saya suka dari kecombrang adalah aromanya yang segar, ibarat jeruk nipis. Di lidah, agak terasa sedikit pedas. Bahan bakunya mudah dicari di pasar dan tidak mahal. Di pasar, kecombrang dijual Rp1.000-Rp2.000 per ons. Sekali masak, dua ons cukup untuk satu hidangan sekeluarga.

kecombrang-hutan-sumber-makanan (3)
Cumi tumis kecombrang. Foto: Komi Kendy

Cara memasak kecombrang tumis cumi, cukup sederhana. Pertama, bersihkan dulu cuminya. Khususnya tinta, supaya masakannya tidak berwarna hitam. Lalu iris bawang merah dan bawang putih.

Bahan lainnya adalah lengkuas diiris tebal, lalu digepruk (tumbuk kasar jangan sampai hancur). Tambah irisan cabai merah dan lada sebagai bumbunya. Bagi yang suka pedas, bisa tambah rawit. Tumis semua bumbu hingga wangi.

Selanjutnya campur dengan kecombrang yang sudah diiris dan cumi yang sudah dibersihkan. Masak hingga cumi lembut. Sangat nikmat disantap dengan nasi putih hangat. Untuk membaca lebih lengkap resep cumi tumis kecombrang, boleh banget baca di artikel lainnya di blog ini.

Menurut saya, orang perlu tahu tentang kecombrang. Sebab tanaman yang menjadikan hutan sumber makanan ini kaya akan manfaat dan khasiat. Sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Berikut ciri-ciri dan khasiat tanaman kecombrang :

Dipanen dari Hutan TNKS

Di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, kecombrang tidak hanya menjadikan hutan sumber makanan yang diolah untuk konsumsi sehari-hari. Di Desa Pal VIII tepatnya, ada Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) yang memproduksi kecombrang menjadi aneka makanan dan minuman kemasan. Seperti wajik, dodol dan sirup.

Selain itu mereka juga membuat keripik bawang dengan campuran daun pakis yang bahannya bakunya berasal dari hutan.

Menariknya, kecombrang dan pakis itu dipanen dari lahan yang masuk wilayah kawasan konservasi  Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS). Arealnya masuk pula sebagai kawasan hutan yang berstatus ASEAN Heritage Parks dan menjadi bagian dari situs warisan dunia (heritage sites).

Di sana, hutannya juga sudah ada yang menjadi hutan wisata yang dikenal masyarakat sebagai hutan Madapi (Mahoni Damar Pinus).

Perempuan anggota KPPL Maju Bersama dalam sebuah pertemuan di Desa Pal VIII. Foto: Komi Kendy

KPPL Maju Bersama berkelompok sejak Juli 2017. KPPL ini menjadi kelompok perempuan pertama di Indonesia yang mendapatkan hak akses memanen kecombrang liar dan membudidayakannya di areal taman nasional. Hak akses ini didapat setelah KPPL yang beranggotakan 20 perempuan menjalin kemitraan konservasi dengan Balai Besar TNKS. Luas lahan yang boleh dikelola mencapai 10 hektare.

Di areal 10 hektare itulah, mereka menerapkan 3P di kawasan konservasi. Perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan. Perjanjian kerjasama kemitraan konservasi antara Kepala Balai Besar TNKS Tamen Sitorus dengan Ketua KPPL Maju Bersama Rita Wati sudah disepakati pada 5 Maret 2019 lalu.

Awalnya KPPL mengidentifikasi ada 26 jenis makanan dari hutan TNKS. Ada tepus, cemploka, pisang hutan, kemiri dan lainnya. Lalu setelah dianalisa bersama-sama, diputuskan kecombrang dan pakis sebagai bahan makanan dari hutan yang bisa dikelola di TNKS.

Penetapannya dianalisis berdasarkan potensi banyak atau tidak tanaman tersebut, apakah dalam proses menanam dan panen merusak kawasan hutan atau tidak. Lalu ada pertimbangan jarak antara areal tumbuhnya kecombrang dan pakis dengan pemukiman.

Mengutip liveindonesia.id, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melansir data ada 6.112 kelompok masyarakat di Indonesia yang mendapatkan hak kelola kawasan hutan hingga per November 2019.  Luas kawasan yang dikelola mencapai 3,436 juta hektare.

TNKS memiliki luas 1.389.510 hektare. Kawasannya membentang di Provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat dan Provinsi Sumatera Selatan. Di Bengkulu, luas kawasan TNKS mencapai 348.841 hektare. Wilayahnya ada di Kabupaten Rejang Lebong 25.815 hektare, Lebong 98.287 hektare, Bengkulu Utara 71.702 hektare dan Kabupaten Mukomuko 150.036 hektare.

Di Rejang Lebong, luas kawasan TNKS mencapai 51,19 persen dari luas kawasan hutan di Rejang Lebong (50.428 ha) dan berada di 26 desa di lima kecamatan. Salah satunya Desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya.

Sebagai mitra konservasi, KPPL Maju Bersama sekarang punya hak memanen dan membudidayakan kecombrang dan pakis. Mereka juga berkewajiban menjaga kelestarian TNKS. Setiap Minggu, ibu-ibu yang tergabung di KPPL melakukan pemeliharaan atau panen. Seninnya mereka memproduksi wajik dan sirup di Sekretariat Pusat Produk Olahan Pakis dan Kecombrang dari TNKS.

Selain mendapat dukungan dari Balai Besar KPPL Maju Bersama dalam beraktivitas mereka mendapatkan dukungan dari Non Timber Forest Product Exchange Proggrame (NTFP-EP) LivE dan Universitas Bengkulu.

Dodol, stik dan sirup dari kecombrang. Foto: Komi Kendy
Wajik dan sirup dari kecombrang, juga stik bawang pakis. Foto: Komi Kendy

Wajik dari Kecombrang

Wajik dan sirup kecombrang sekarang menjadi makanan yang tengah diupayakan untuk menjadi produk lokal yang bisa dijual di pasaran oleh KPPL Maju Bersama. Senin, 10 Februari lalu saya sempat bertanya langsung proses pembuatannya dengan ibu Rita Wati di Desa Pal VIII. Untuk kesana, dari Kota Bengkulu menempuh perjalanan 2,5-3 jam mengendarai mobil.

Cara membuat wajik kecombrang cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Membuat wajik dibutuhkan bahan-bahan berupa beras ketan, kecombrang, gula pasir dan kelapa parut yang tidak terlalu tua (kelapa untuk membuat inti).

Adonan utamanya adalah beras ketan yang ditanakkan. Setelah masak campur dengan kelapa parut dan gula pasir. Untuk kecombrangnya, rebus hingga matang lalu digiling halus sebelum masuk ke adonan utama.

“Campur semuan bahan sampai rata. Nanti ambil setengah sendok untuk dibentuk. Udah tinggal  dibungkus ke dalam kertasnya (kertas khusus pembungkus wajik),” tutur ibu Rita Wati sambil menyodorkan kantong plastik kemasan untuk mengemas wajik yang akan saya bawa pulang.

Wajik kecombrang ditimbang sebelum dikemas. Foto: Komi Kendy
Wajik kecombrang ditimbang sebelum dikemas. Foto: Komi Kendy

Pemenuhan Hak Perempuan

Berbicara tentang hutan sumber makanan, tidak lepas dari hak perempuan atas lingkungan hidup dan perempuan. Di desa khususnya, perempuan bisa dibilang paling dekat dan sangat bergantung pada hutan untuk menjalankan aktivitasnya. Paling utama, hutan sumber makanan, udara dan air bersih.

Hutan yang terjaga kelestariannya akan menghasilkan bahan makanan yang baik untuk dikonsumsi keluarga. Karena hutan sumber makanan. Hutan menghasilkan udara yang baik untuk kesehatan keluarga. Hutan juga menjadi sumber air bersih. Dimana air bersih menjadi kebutuhan utama manusia, termasuk perempuan.

Dengan memberikan akses kepada perempuan untuk mengelola kawasan hutan untuk membudidayakan dan memanen kecombrang dan pakis, artinya hak perempuan terhadap lingkungan sudah mulai terpenuhi. Bahwasanya perempuan memiliki peran besar terhadap ketangguhan dan ketahanan pangan, serta peduli terhadap isu lingkungan dunia yakni perubahan iklim.

Hak-hak perempuan atas lingkungan dan hutan sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU 41/99 tentang Kehutanan dan UU 1945.

Adapun hak tersebut antara lain hak memanfaatkan hasil hutan, hak akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, hak untuk berperan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, hak mengadu atas dugaan pencemaran lingkungan dan hak mengajukan usul dan atau keberatan terhadap rencana dan atau kegiatan yang dapat menimbulkan dampak lingkungan.

Didapatnya hak tersebut diakui Rita Wati. Masyarakat yang dulunya takut melihat aparat polisi hutan, kini justru bisa ikut berkontribusi dan berkolaborasi untuk merawat kelestarian hutan. “Kini suara kami didengar. Kami mendapat akses mengelola lahan sebanyak 10 hektare di TNKS. Kami juga bisa melakukan audiensi dengan bupati, gubernur, untuk menyampaikan aspirasi,” kata Rita.

Walhi dan Pelestarian Hutan

Di Indonesia, ada berbagai Non Government Organization (NGO) yang peduli terhadap isu-isu lingkungan. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) salah satunya. Selama ini, nama Walhi sudah  sangat dikenal sebagai organisasi yang gencar melakukan kampanye lingkungan hidup. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang organisasi ini, silakan kunjungi situs Walhi.

Namun meski sudah ada Walhi, KPPL Maju Bersama, kelomok dan organisasi lain, pemerintah, juga elemen lainnya yang gencar mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan dan hutan, kita seluruh masyarakat Indonesia tentunya harus ikut berperan. Jangan sampai kerusakan lingkungan membuat hutan tidak lagi menjadi sumber makanan.(**)

Artikel ini diikutsertakan pada Forest Cuisine Blog Competition bertema Hutan adalah Sumber Pangan yang diadakan Walhi dan Blogger Perempuan.

#PulihkanIndonesia #RimbaTerakhir #WALHIXBPN #HutanSumberPangan #BlogCompetitionSeries 

Ayam Saos Lada Hitam Favorit Sahur & Berbuka

Ayam Saos Lada Hitam Favorit Sahur & Berbuka

RAMADHAN memang bulan yang penuh berkah. Selain karena di bulan suci ini pintu mencari pahala terbuka lebar dan berlipat, kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga juga jadi lebih sering. Saya juga jadi punya waktu untuk masak ayam saos lada hitam favorit keluarga karena jam kantor lebih cepat pulangnya.

Selain itu, jika pada hari biasa makan malam hanya bersama suami, maka di bulan Ramadhan ini saya yang masih tinggal bersama mama dan dua adik di rumah selalu buka bersama keluarga. Nah karena setiap orang punya selera yang berbeda-beda, terkadang jadi suka bingung kalau mau masak. Masak ikan, suami yang nggak doyan. Daging sapi, adik perempuan yang gak doyan. Masak soto, adik yang laki-laki yang ga suka.

Hingga pada suatu hari timbul ide bikin masakan dari bahan ayam, tanpa tulang dengan saos yang rasanya mirip dengan masakan salah satu restoran favorit keluarga. Saya menyebutnya ayam saos lada hitam. Dan ternyata masakan inilah yang seleranya kompak. Selalu ludes dari piring tanpa sisa. Rasanya manis, pedas dan gurih di lidah.

Sebagai perempuan pekerja yang hari liburnya cuma Minggu dan setiap hari pulang menjelang Magrib, terus terang saya lebih memilih masak makanan dengan cara yang praktis dan cepat. Apalagi kalau bulan Ramadhan, masaknya jadi harus lebih gesit.

Nah, memasak ayam saos lada hitam ini menjadi masakan yang disukai oleh keluarga, tapi masaknya gampang dan nggak pakai lama. Jadi melalui tulisan perdana menulis resep masakan hasil buatan sendiri ini saya ingin berbagi resep Ramadhan yang bisa dijadikan sebagai menu sahur atau makanan buka puasa. Dimulai dari menyiapkan bahan-bahannya :

Resep Ayam Saos Lada Hitam

Bahan masakan ayam saos lada hitam

Bahan-bahan masakan ayam saos lada hitam. Foto: Komi Kendy

Bahan

800 gr – Ayam potong daging dada bersih

5 siung – Bawang merah

3 siung – Bawang putih

1 ons – Bawang bombay

3 bks – Saos lada hitam kemasan

1/2 sendok – Merica

4 sendok – Kecap Manis

10 buah – Cabai rawit (sesuai selera)

1 sendok – Garam

 

Meracik Bahan

  • Cuci daging ayam hingga bersih, lalu iris kecil dengan potongan lebar seperti di-fillet
  • Iris 1 ons bawang bombay atau bisa ditambah sesuai selera
  • Giling halus 5 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih dengan garam dan merica.
  • Iris 10 buah cabai rawit atau bisa ditambah dan dikurangi sesuai selera
  • Tahapan Masak di Kompor
  • Panaskan minyak goreng di kuali
  • Tumis bawang merah, bawang putih, garam dan merica yang sudah digiling halus hingga aroma harumnya keluar
  • Masukkan daging ayam, aduk sampai rata
  • Masukkan kecap dan cabai rawit. Lalu tambah sedikit air hingga meresap. Biarkan 10 menit.
  • Setelah daging ayam mulai matang, masukkan lada hitam cair dan bawang bombay, biarkan 5 menit.
  • Kalau ingin kuahnya lebih banyak, bisa ditambah sedikit air.
  • Setelah kuahnya tampak kental, pindahkan ke piring. Selesai deh.

Gimana? Gampang kan masak ayam saos lada hitam. Daging ayam ini bisa juga diganti sama daging sapi, tahu atau tempe loh. Saya juga udah pernah coba memasaknya dengan bahan lain. Saya juga punya resep masakan lain berbahan ayam. Namanya rolade ayam. Bisa dibaca juga ya buat referensi memasak untuk keluarga.

Walau memasaknya mudah dan praktis, tapi yang perlu diperhatikan adalah pemilihan bahannya. Semuanya harus segar. Baik itu daging, maupun bawang dan cabainya. Karena kalau bukan bahan terbaik yang dibeli, akan mempengaruhi rasa. Misal kalau dagingnya sudah kurang segar, rasanya jadi tidak manis lagi. Walau sudah dibumbui sedemikian rupa, ada rasa “sepah” yang tersisa.

Belanja di HappyFresh

Kurir Happy Fresh

Kurir Happy Fresh

Buat yang ingin membeli bahan masakan segar tapi punya waktu banyak untuk berbelanja, tidak usah khawatir tidak mendapatkan bahan masakan yang masih fresh. Karena sekarang ada layanan belanja online khusus bahan masakan segar. Yap. HappyFresh namanya.

Jasa layanan HappyFresh ini sangat membantu. Khususnya yang nyaris tidak punya waktu buat belanja. Jadi kita bisa menghemat waktu. Nggak perlu capek mondar-mandir bawa troli sampe berdiri antre panjang di kasir.

Selain itu juga menghindarkan diri dari pengeluaran belanja lainnya yang bikin budget belanja bahan makanan jadi membengkak. Hihihi tau sendiri kan ibu-ibu biasanya ngeliat yang lain, semuanya jadi bikin merasa perlu dibeli.

Apalagi belanja dengan menggunakan layanan HappyFresh ada promo #BukaKebahagiaan selama Ramadhan. So, sangat tepat menjadikan HappyFresh sebagai pilihan utama para buat berbelanja.

Seperti yang kita ketahui, di zaman digital seperti sekarang ini aktivitas berbelanja bahan masakan segar pun bisa dilakukan cukup menggunakan ujung jari saja. HappyFresh memberikan kemudahan itu melalui aplikasi yang diluncurkan melalui AppStore atau Google Play Store.

Meski bukan kita sendiri yang memilih langsung sayur, bahan mentah lauk dan lain-lain, namun HappyFresh memberikan jaminan yang dibeli adalah kualitas terbaik. Soalnya tenaga alias sumber daya manusia yang berbelanja, sudah dibekali oleh pengetahuan dan keahlian memilih bahan masakan yang oke punya.

Download Aplikasinya

Download aplikasi Happy Fresh di PlayStore

Download aplikasi Happy Fresh di PlayStore

Terus gimana dong kalau mau menggunakan jasa layanan berbelanja bahan masakan segar dari HappyFresh? Caranya gampang bingits. Tinggal buka AppStore (pengguna smartphone Aplle) atau Google Play Store. Ketik HappyFresh di pencarian. Install. Berat aplikasi ini hanya 29 MB dan sekarang sudah dipakai oleh lebih dari 1 juta orang.

Asyiknya lagi, HappyFresh sekarang lagi ada diskon Rp 50 ribu loh untuk order pertama dengan pembelian minimal Rp 150 ribu. Diskon ini bisa kita dapatkan dengan memasukkan kode BUKARESEP di halaman checkout yang ada di aplikasi. Atau bisa juga dengan memasu  Promo ini berlaku 1 Januari-31 Desember 2018.

Cara Belanja

Cara belanja HappyFresh mirip kayak kita berbelanja online di aplikasi belanja lainnya. Bedanya, HappyFresh khusus untuk berbelanja di supermarket. Kita tinggal tentukan melalui maps atau peta dimana tempat kita tinggal.

Nantinya aplikasi tinggal mengarahkan supermarket mana yang terdekat dengan rumah. HappyFresh dengan personal shopper terlatih yang akan berbelanja. Setelah itu dianter sampai ke rumah.

Supermarket Premium

Saat ini HappyFresh bekerja sama dengan banyak supermarket ternama. Ada Ranch Market, Farmers Market, Superindo, LOKA Lifestyle Supermarket, LotteMart, Grand Lucky dan Carrefour. Selain itu juga tersedia toko yang menjual barang khusus seperti Red & White.

Mahal Nggak?

Pilih barang yang kita perlukan. Barang yang kita beli melalui aplikasi, tetep sama dengan harga toko. Sistem pembayaran bisa dilakukan dengan kartu kredit dan cash on delivery. Kita bisa membayar ketika barang sampai dan kita terima.

Waktu antar belanjaan juga bisa diatur dengan rentang waktu panjang. Mulai dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Jadi kalau masih ada keperluan di luar rumah, kita bisa bikin janji sama kurirnya kapan sudah ada di rumah. Mudah kan?(**)

Resep Rolade Ayam Favorit Keluarga

Resep Rolade Ayam Favorit Keluarga

Aslinya saya adalah orang yang jarang masak. Tapi bukan karena nggak bisa atau nggak hobi. Ada kalanya karena lelah bekerja, keinginan untuk memasak di dapur acapkali menjadi urusan nomor dua. Makanya saya selalu mencoba resep masakan yang mudah dan cepat membuatnya, tapi dinikmati semua anggota keluarga. Salah satunya rolade ayam.

Seperti namanya, rolade ayam berbahan dasar ayam potong yang sudah dipisahkan dagingnya dari tulang. Rolade ayam biasanya digemari anak-anak karena rada mirip seperti makanan fast food. Mirip nugget, tapi sedikit berbeda. Lebih aman dikonsumsi karena bisa dipastikan tanpa bahan pengawet.

Supaya nilai gizi dan nutrisi anak tercukupi, kita bisa menambahkan sayur seperti wortel, labu kuning atau brokoli. Rolade ayam juga bisa dijadikan stok ya. Disimpan ke dalam freezer terus tinggal dihangatkan saat ingin disantap. Btw sebelum membaca resepnya, mau ngasih info nih buat kawan-kawan yang mau membuka bisnis kuliner. Untuk manajemen yang lebih baik, bisa menggunakan aplikasi SPOT.

Ini dia resep rolade ayam favorit keluarga saya:

Bahan Kulit Rolade

  • 2 butir telur
  • 4 sdm air
  • 1/2 sdt garam

Cara Mengolah Kulit

  • Campur semua bahan kulit dengan dikocok pakai whisk (kocokkan telur yang dengan tangan) atau garpu.
  • Tuang adonan rolade ayam diatas teflon seperti membuat pancake di atas api sedang sampai matang.
  • Setelah matang, letakan diatas piring yang rata.

Bahan Isi

  • 1/4 daging ayam giling
  • 2 butir telur ayam
  • 4 sdm tepung panir
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt tepung terigu
  • 3 siung bawang putih halus
  • 1 batang daun bawang iris tipis
  • 1 batang wortel parut
  • 75 gr keju cheddar parut

Cara Mengolah Isi

  • Campur semua bahan diatas sampai rata
  • Ratakkan diatas kulit rolade ayam
  • Lipat kedua sisi kulit lalu gulung perlahan
  • Bungkus dengan daun pisang atau allumunium foil
  • Kukus selama 15-20 menit
  • Setelah dingin balur rolade dengan telur yang sudah dikocok
  • Lumurkan tepung panir ke seluruh permukaan rolade (boleh tidak usah pakai panir, sesuai selera)
  • Goreng setengah matang lalu iris dengan ketebalan sesuai selera
  • Bisa disimpan dalam freezer. Tinggal digoreng lagi sampai matang saat akan dihidangkan

Kandungan Gizi

Gimana, mudah kan membuatnya. Hayuk dicobain. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, selain enak, mudah dan cepat memasaknya, rolade ayam yang satu ini juga memiliki nilai gizi yang baik. Apa saja?

Daging Ayam

Daging yang menjadi bahan dasar rolade ayam sudah jelas mengandung protein rendah lemak yang baik untuk perkembangan otot. Selain itu daging ayam juga mengandung mineral, fosfor dan kalsium yang baik untuk tulang.

Sayur Wortel

Wortel dikenal sebagai sayuran yang kaya akan vitamin A. Selain itu mengandung hidrat arang, kalsium, fosfor dan beta karoten. Zat yang disebutkan terakhir mampu memberikan perlindungan terhadap kanker, penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan memperlambat efek penuaan.

Nah, kalau buat anak menurut sejumlah penelitian yang dikutip dari beberapa sumber, wortel juga baik untuk mempertahankan kekebalan tubuh. Anak yang rajin mengonsumsi wortel lebih memiliki daya tahan dari infeksi yang diakibatkan virus.

Telur Ayam

Telur menjadi salah satu bahan dasar yang paling banyak digunakan pada rolade ayam. Telur ayam memiliki manfaat memberikan perlindungan terhadap otak, membantu menyerap kalsium, menyehatkan mata, menurunkan risiko jantung dan kanker serta menjadikan kulit lebih sehat.

Daun Bawang

Daun bawang memiliki kandungan quercetin dan kemferol yang merupakan zat antioksidan. Artinya baik untuk tubuh. Selain itu daun bawang pada rolade ayam juga baik untuk pencernaan, menjaga kadar gula, mencegah anemia dan manfaat lainnya.

Keju Cheddar

Sama halnya seperti daging ayam. Keju pada rolade ayam juga kaya akan protein. Kandungan protein pada keju bisa meningkatkan energi, meningkatkan kesehatan tulang dan otor, meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi lain, memperkuat rambut dan lain-lain.(**)

Hadapi Tantangan Bisnis Kuliner, Begini Kiatnya

Hadapi Tantangan Bisnis Kuliner, Begini Kiatnya

KIAN hari binis kuliner di Indonesia terus menjamur. Lihat saja di sepanjang jalan raya. Makin banyak foopreneurs yang membuka usaha ini. Mulai dari kafe, restoran, katering, hingga kelas warung makan dan jajanan kaki lima yang menjual sarapan pagi.

Keuntungan Bisnis Kuliner

Bagi yang belum punya tempat khusus atau sekadar coba-coba, bisa memulai bisnis kuliner dari berjualan secara online. Terus, kenapa sih bisnis kuliner ini sangat digandrungi? Bahkan ada yang menjadi usaha keluarga hingga turun-temurun. Ada banyak hal yang menyebabkan kenapa bisnis kuliner ini menjanjikan.

Semua Orang Perlu Makan

Alasan pertama kenapa bisnis kuliner menjanjikan adalah karena semua orang perlu makan. Tapi tidak selalu punya waktu untuk memasak. Apalagi di perkotaan. Ada banyak ibu-ibu pekerja yang lebih memilih katering atau beli makan di tempat favorit untuk makan siang. Sarapan pagi pun bisa jajan.
Waktu bersama keluarga untuk jalan-jalan pun acapkali diakhiri dengan makan-makan bersama di resto favorit. Begitupun momen berkumpul bersama teman maupun bertemu klien. Pokoknya setiap hari ada saja agenda makan-makan. Dari segi pangsa, bisa segala usia. Anak-anak, tua, muda, semua bisa jadi target sasaran pasar kuliner yang disajikan.

Modal Tidak Telalu Besar

Modal adalah hal utama yang wajib menjadi pertimbangan ketika membuka usaha. Kebanyakan usaha, membutuhkan modal yang cukup besar. Namun berbeda dengan bisnis kuliner. Dengan modal kecil, misalnya Rp 500 ribu saja sudah bisa berjualan makanan. Misalnya seperti jual gorengan, kue tradisional, minuman, salad, gado-gado dan lainnya.
Untuk mendapatkan modal berskala mikro sekarang pun tak sulit. Di lingkup RT sudah terbentuk koperasi yang memberikan pinjaman dengan bunga ringan. Atau jika ingin lebih besar ada program semacam Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memberikan pinjaman hingga jutaan rupiah dengan bunga ringan.
Bisnis franchise atau waralaba juga bisa dipertimbangkan. Misalnya hanya dengan modal Rp 5 juta-Rp 10 juta, kita sudah mendapatkan paket bahan dan peralatan untuk menjual makanan dan minuman.

Keuntungan Berlipat

Salah satu yang membuat bisnis kuliner menjadi bisnis yang memikat untuk digeluti adalah keuntungannya bisa berlipat dari modal. Misalnya dengan membeli satu kilo jeruk Rp 15.000, gula Rp 5.000 dan Rp 3.000 es batu, kita bisa menjual es jeruk dengan harga Rp 5 ribu-Rp10.000 per gelas. Per kilo jeruk bisa digunakan untuk membuat 8-10 gelas es jeruk.

Bisa Atur Waktu Sendiri

Namanya menjadi entrepreneur, tetap saja harus disiplin mengatur waktu. Tapi tetap saja asyiknya memiliki bisnis sendiri adalah bisa mengatur waktu sendiri. Jika ingin berjualan sarapan pagi, mulai beraktivitas dari jam 03.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Selebihnya waktu bisa kita manfaatkan untuk beristirahat, melakukan hal lainnya dan mempersiapkan dagangan esok hari.
Atau jika ingin membuka jajanan gorengan, bisa mulai buka sore sampai malam hari. Satu hari dari seminggu bisa pilih libur atau tetap buka, keputusan ada di diri sendiri.

Tantangan Bisnis Kuliner

Dibalik berbagai keuntungan bisnis kuliner, nyatanya menjadi foodpreneur bukan hanya sekadar persoalan memasak, packing, disajikan, lalu terjadilah transaksi jual beli. Tidak se-simple itu. Perlu manajemen yang baik jika ingin agar binis ini terus berkembang dan mampu bersaing dengan bisnis serupa lainnya. Apalagi di era digital seperti sekarang ini.
Ada beberapa tantangan yang dihadapi para foodpreneur hingga akhirnya memilih gulung tikar dari usaha ini. Beberapa diantaranya :

Menu yang Monoton

Menu yang itu-itu saja dan tidak variatif cenderung membuat orang bosan. Khususnya untuk pebisnis kuliner kelas kafe dan restoran. Coba sajikan menu baru setidaknya dua atau tiga bulan sekali.

Tempat yang Kurang Nyaman

Tak bisa dipungkiri, tempat makan yang instragramable memang menjadi daya tarik pengunjung. Akan tetapi kalau memiliki usaha kuliner sederhana, setidaknya tempat harus bersih, nyaman dan aman tempat parkirannya.

Hanya Terima Pembayaran Tunai

Ada baiknya usaha kuliner yang kita buka tidak hanya menerima pembayaran secara tunas saja. Tapi juga bisa secara debit juga online dengan menggunakan aplikasi. Semisal GO PAY. Dengan aplikasi kasir yang canggih dan sudah memanfaatkan digitalisasi, maka makin banyak lagi kalangan yang merasa dimudahkan.

Cetak Tanda Terima
APLIKASI SPOTS

Aplikasi SPOTS

Zaman sekarang masih ada loh yang membuat tanda terima transaksi makanan dan minuman pakai tulis tangan dan menghitungnya secara manual. Sungguh tidak praktis. Apalagi jika customer terburu-buru atau sedang antre panjang. Padahal dengan mesin kasir atau aplikasi kasir, cetak tanda terima menjadi sangat mudah.

Kesulitan Mengelola Pesanan

Mengelola pesanan memerlukan manajemen yang baik. Pesanan online dan offline harus terpisah. Kadang kala, pengusaha kuliner menjadi bingung mana pesanan online, mana yang offline jika pesanan mulai membanjir. Jangan sampai customer merasa kecewa gara-gara pesanan salah antar, atau malah lupa diantar karena salah catatan.

Baca Juga : Gurihnya Sate Maranggi Ce Ai

Kendala Mencatat Transaksi Harian

Pembukuan yang baik menjadi kunci sukses sebuah bisnis. Setiap pengeluaran dan pemasukan secara detail perlu dirinci agar bisa mengevaluasi pengelolaan keuangan. Jelas mana yang modal, keuntungan, atau justru malah merugi. Tanpa catatan transaksi harian, niscaya kita akan kesulitan mengevaluasi keberlangsungan bisnis. Khususnya dalam jangka panjang.

Manfaatkan Teknologi

Ada baiknya pengusaha kuliner di Indonesia mulai melek digital dalam mengelola usahanya. Rekomendasi aplikasi yang bisa digunakan adalah SPOTS. Singkatan dari sistem Point of Sale. Aplikasi ini dilengkapi dengan beragam fitur untuk membantu operasional usaha jenis apa pun.
Kesulitan dalam mengelola pesanan online dan offline, terbatasnya akses menerima pembayaran non tunai, hingga kerepotan dalam merekap transaksi, kerap mempersulit wirausaha yang memiliki sumber daya terbatas.
SPOTS merupakan perangkat multifungsi dari GOJEK untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Dari terima pemesanan GO-FOOD, pembayaran GO-PAY, hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran dan cetak resi secara instan.

Aplikasi kasir SPOTS menghemat waktu dan uang dengan mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari. Harganya pun terjangkau. Biaya aktivasinya hanya Rp 290.000. Sementara biaya pemeliharaannya Rp 2.900/hari). Murah kan? Dengan SPOTS, siapa pun dapat menjalankan usaha kuliner. Mau tahu lebih lanjut? Cek video dan website SPOTS untuk informasi lanjut ya.(**)

 

Artikel ini didukung oleh SPOTS POS