Hari Gizi Nasional, Mombassador SGM Eksplor Optimalkan Gizi Anak

Hari Gizi Nasional, Mombassador SGM Eksplor Optimalkan Gizi Anak

Bunda pasti sudah tahu kalau setiap 25 Januari di Indonesia diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Peringatan ini menjadi momen yang tepat untuk memberikan gizi optimal si kecil agar mereka tumbuh menjadi anak generasi maju.

**

Memastikan anak mendapatkan gizi yang seimbang, bukan hanya menjadi tugas Negara. Peran bunda adalah yang nomor satu dalam membebaskan anak-anak Indonesia dari ancaman gizi buruk dan dampak negatif lainnya. Seperti stunting (masalah gizi kronis) misalnya.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan angka stunting sebesar 30,8 persen. Angka ini menunjukkan masalah stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius karena masih di atas ambang batas 20 persen. Cukup tinggi kan bunda. Semoga anak-anak kita bisa terhindar dari stunting.

Ada banyak hal yang bisa bunda lakukan untuk mengantisipasi anak kekurangan gizi. Hal yang dilakukan tak hanya setelah anak lahir. Tapi juga sejak anak masih di dalam kandungan atau disebut juga dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Yaitu mulai dari masa kehamilan sampai dengan anak berusia 2 tahun. Masa ini merupakan periode sensitif yang menentukan kualitas hidup anak di masa yang akan datang.

Arena flying fox dilengkapi peralatan yang aman.

Dengan tubuh yang sehat dan kuat, Sean bisa asyik bermain permainan yang memacu adrenalin.

Saat masih hamil, pastikan bunda mengonsumsi makanan bergizi, memakan suplemen tambahan, rutin berolahraga, mengindari stres dan rutin konsultasi dengan dokter. Makan makanan bergizi juga dilakukan saat bunda menyusui si kecil.

Setelah mengenal makanan (MPASI), secara bertahap berikan asupan makanan yang bergizi. Persoalannya, bagaimana ketika semakin bertambah usianya anak justru malah semakin pilih-pilih makanan alias picky eater. Bunda tentu akan merasa khawatir karena belum tentu menu yang disukainya sudah mengandung gizi lengkap dan nutrisi seimbang.

Kayak Sean Kilimanjaro nih. Anak pertama saya yang sekarang usianya sudah empat tahun. Kalau makan nasi, biasanya makannya banyak dan terjadwal normal tiga kali sehari. Tapi lauknya itu. Dia cuma mau telur dadar, telur ceplok dan ayam Upin-Ipin alias paha ayam goreng. Sayur, hanya wortel saja yang disuka. Bahan makanan laut, sama sekali tak disentuh.

Sempat bingung juga. Saya mikirnya kalau tidak makan ikan, udang atau makanan laut lainnya, nanti kurang omega 3. Padahal zat itu baik untuk perkembangan otak. Lalu ayah Sean mengusulkan gimana kalau masaknya dikombinasi antara bahan makanan yang kurang disukai tapi punya kandungan gizi yang tinggi,  dengan bahan makanan favorit Sean.

Sean makan lahap dengan menu sop telur

Sean makan lahap dengan menu sop telur

Saya coba-coba bikin sup telor, campur wortel dan ayam. Sukses. Sean makan dengan lahap. Di lain hari, saya coba lagi ayamnya diganti dengan udang, masaknya diiris semua bahan dengan potongan dadu kecil-kecil. Alhamdulillah Sean doyan.

Untuk menu lainnya yang bisa bunda coba untuk memberikan makanan dengan gizi seimbang juga dengan memasak rollade ayam. Resep memasak rollade ayam bisa bunda kunjungi di blog saya ini.

Selain memberikan gizi seimbang, pastikan anak kita selalu mendapat nutrisi tambahan dengan rutin minum susu SGM Eksplor setiap hari ya bunda. Pagi hari saat sarapan agar anak semangat dan bertenaga dalam beraktivitas, malam hari agar tidurnya nyenyak dan pertumbuhannya optimal.

Jangan lupa pastikan anak melakukan pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan sebelum makan atau setelah beraktivitas di luar. Juga menggosok gigi sehabis makan. Untuk bunda-bunda lainnya, dapatkan informasi lengkap soal gizi dan nutrisi dengan mengunjungi halaman Facebook Aku Anak SGM.(**)

Tahun Baru Semangat Baru Bersama Mombassador SGM Eksplor

Tahun Baru Semangat Baru Bersama Mombassador SGM Eksplor

Tidak terasa sekarang sudah masuk tahun 2020. Tahun ini rasanya lebih bersemangat dan optimis untuk melakukan berbagai macam hal. Baik urusan keluarga, maupun pekerjaan. Apalagi bersama komunitas Mombassador SGM Eksplor yang selalu membuat saya merasa terinspirasi untuk melakukan hal-hal baru dan makin care terhadap kebutuhan nutrisi anak.

Sejak bergabung di komunitas Mombassador SGM Eksplor, juga berteman secara aktif di media sosial facebook, twitter dan instagram, bunda jadi punya referensi apa saja yang bisa dilakukan untuk mengasah potensi prestasi si kecil. Bukan itu saja, bunda Mombassador SGM Eksplor bikin saya termotivasi untuk meningkatkan kapasitas diri dan keterampilan, terutama menjadi konten kreator di media sosial. Kalau bunda mau tau komunitasnya, bisa banget gabung di Klub Bunda SGM yang infonya ada di tulisan saya Gabung Klub Bunda SGM, Dapatkan Hadiah Menarik.

Mombassador SGM Eksplor Batch 7 di Candi Prambanan Yogyakarta.

Mombassador SGM Eksplor Batch 7 di Candi Prambanan Yogyakarta.

Mengisi hari libur di pergantian tahun ini, banyak hal yang kami lakukan sekeluarga. Mulai dari mengunjungi keluarga, mendatangi tempat-tempat wisata, olahraga, hingga beberes rumah. Apalagi Sean Kilimanjaro, putra pertama kami sekarang sudah genap berusia 4 tahun pada 27 Desember 2019 lalu. Maka momen libur kali ini kami manfaatkan sembari mengasah  potensi prestasinya sebagai persiapan pra sekolah.

Ada beberapa hal yang sudah kami lakukan bersama untuk mengasah potensi prestasi si kecil sepanjang libur Tahun Baru. Bunda-bunda tentu sudah tau kan sama lima potensi prestasi anak Generasi Maju, yakni cerdas kreatif, tumbuh tinggi dan kuat, mandiri, supel dan percaya diri.

Lebih detail mengenai lima potensi generasi maju itu bisa juga bunda baca melalui situs resmi SGM Eksplor atau Facebook Fanpage Aku Anak SGM. Nah ini dia yang kami lakukan sepanjang liburan pergantian tahun:

Cerdas Kreatif

Untuk mengasah kecerdasan dan kreativitasnya, akhir tahun lalu bunda membelikan Sean meja kayu untuk belajar. Juga buku untuk mengenal angka dan huruf. Bunda juga membelikannya pensil warna untuk corat-coret di buku mewarnai. Setidaknya walau belum hapal benar mana angka 1,2, 3 dan seterusnya, nanti pas masuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sean sudah kenal gambar angka-angka itu.

Tumbuh Tinggi dan Kuat

Mengonsumsi makanan bergizi plus minum susu dua kali sehari bikin anak tumbuh tinggi, kuat dan sehat.

Mengonsumsi makanan bergizi plus minum susu dua kali sehari bikin anak tumbuh tinggi, kuat dan sehat.

Tak sedikit orang mengira Sean sudah bersekolah dasar. Karena tubuhnya memang sudah setinggi rata-rata anak kelas 1 SD. Padahal aslinya belum sekolah. Alhamdulillah tubuhnya tumbuh tinggi dan kuat, bukan hanya karena faktor keturunan ayahnya yang bertumbuh tinggi. Tapi karena ia bergerak aktif dan ditambah dengan asupan gizi dan nutrisi seimbang dengan tambahan minum susu SGM Eksplor dua kali sehari. Tepatnya setiap sarapan pagi dan malam hari sebelum tidur.

Saat mengisi waktu libur, kami mengajak Sean bermain bola dan bersepeda di kawasan tempat wisata baru yang ada di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Sambil berwisata, sambil berolahraga. Momen ini juga menjadi kesempatan bonding bunda dengan Sean.

Mandiri

Sean membantu bunda menyiram tanaman.

Sean membantu bunda menyiram tanaman.

Di rumah, kami juga melatih kemandirian Sean. Pelan-pelan dia sudah belajar melepas dan mengenakan bajunya sendiri. Mulai berlatih makan sendiri tapa berantakan. Sesekali kami juga mengajaknya melakukan pekerjaan rumah. Misal mengepel lantai, atau menyiram tanaman di teras rumah.

Yang bikin senangnya lagi, Sean melakukannya bukan karena disuruh oleh ayah dan bundanya. Tapi dia melakukan beberapa pekerjaan rumah sebisanya karena mencontoh yang dilakukan ayah bundanya. Tak kalah pentingnya, kalaupun hasilnya belum sempurna 100 persen tetap beri pujian. Supaya kelak tidak jera melakukan pekerjaan rumah.

Kemandirian juga bisa dilatih dengan membiasakan anak menyiapkan sendiri perlengkapan untuk berpegian. Bunda biasanya membiarkan Sean packing sendiri baju salin yang akan dibawa, juga mainan.

Supel

Kemanapun kami bepergian, Sean selalu mendapat teman baru jika ada anak-anak lain datang ke tempat yang sama. Disela bermain Sean akan bercerita bahwa dia punya teman baru. “Bunda, liat bunda. Itu teman abang loh bunda,” ucap Sean. Lalu saat hendak pulang, dia pasti juga melambaikan tangan pada teman barunya. “Nanti kita main lagi ya. Abang pulang dulu,” kata Sean.

Percaya Diri

Mudah beradaptasi dimanapun berada, sudah terlihat pada diri Sean. Ia tidak canggung atau malu-malu jika bertemu dengan orang baru. Jika disapa, ia akan menyapa balik. Rasa percaya diri ini bisa tertanam salah satunya karena kami melatihnya dengan memberikan pujian ketika dia bisa melakukan sesuatu.

Begitulah hal-hal yang kami lakukan sepanjang musim liburan pergantian tahun lalu. Mudah-mudahan nanti semakin besar usianya, Sean bisa menjadi anak berprestasi dan bersemangat menempuh pendidikan. Bagaimana dengan bunda-bunda lainnya nih. Apa saja yang dilakukan sepanjang libur panjang tahun baru ini?