Waktu yang Tepat Mengajak Anak Berenang

HAMPIR sebagian besar anak suka bermain air. So, nggak ada salahnya kalau orangtua, ayah dan bunda, mengarahkan kesukaan anak pada air kepada aktivitas berolahraga. Seperti renang. Syukur-syukur nantinya kebiasaan ini memupuk dan memicu prestasinya sejak kecil. Nah kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengajak anak saya, Sean Kilimanjaro untuk berenang.

Pengalaman Pertama

Sean usia 8 bulan berenang sama ayah
Sean usia 8 bulan berenang sama ayah

Biasanya pengalaman pertama adalah yang paling tak terlupakan. Awalnya saya yang memang suka sekali berenang, berkomitmen setidaknya baru akan mengajak Sean berenang setelah usianya 2 tahun. Nyatanya, nggak tahan menunggu sampai usia itu. Usia delapan bulan saya nekat ajk Sean berenang ke kolam renang Grage Hotel Bengkulu.

Mengapa saya ragu membawa bayi yang masih kecil berenang? Ada beberapa alasan sih diantaranya karena  :

1. Air Kolam Tidak Steril

Namanya juga tempat pemandian umum. Sudah pasti isinya berbagai macam orang, dengan berbagai macam kondisi tubuh. Jadi takut nanti gimana kalau ada yang menular ke anak kita.

2. Kuatir Alergi

Sebagian orang kulitnya tidak tahan dengan kandungan obat yang biasa dipakai untuk membersihkan kolam renang. Sempat kuatir juga takutnya nanti kulit Sean yang masih sangat kecil jadi iritasi.

3. Belum Mengerti

Biasanya kalau masih terlalu kecil anak belum bisa mengerti mana yang bahaya, mana yang aman. Terus biasanya kalau sudah terlalu lama berenang, nggak mau naik-naik. Padahal badannya sudah kedinginan.

4. Takut Anak Sakit

Ada terbesit rasa takut juga kalau anak dibawa renang itu nanti pulangnya malah kena demam, batuk dan pilek.

Browsing kesana-sini, saya mendapat pengetahuan bahwa sebenarnya aman-aman saja mengajak Sean berenang. Asalkan persiapannya sudah oke dan melihat kondisi anaknya memang sedang fit. Sehingga kejadian-kejadian kurang baik yang bisa dialami anak bisa diantisipasi.

Persiapan

Untuk persiapan dan hal  yang bisa dilakukan jika mengajak anak berenang antara lain:

  1. Pastikan sudah makan sebelum berenang
  2. Bawa peralatan mandi anak
  3. Siapkan pelampung
  4. Pakaikan baju renang yang nyaman
  5. Awasi dan pastikan anak tidak banyak terminum air kolam renang
  6. Bawa bekal susu dan kue kesukaan anak

Manfaat Berenang

Berenang bersama ayah dan bunda
Berenang bersama ayah dan bunda

Mengenalkan olahraga renang kepada anak sejak kecil itu ternyata manfaatnya juga banyak. Dari yang pernah saya rasakan sendiri dan semoga nanti manfaatnya juga menurun ke Sean, olahraga renang itu sangat bermanfaat untuk:

1. Melatih Gerak Motorik

Berenang buat anak bisa melatih gerak motorik tubuhnya. Jadi makin lincah, jadi makin sehat dan bugar.

2. Melatih Keberanian

Tak sedikit ketemu sama anak yang takut sama air. Padahal usianya sudah lebih besar dari Sean. Walaupun kolamnya dangkal, enggan membasuh wajahnya sama air. Atau ada juga yang pernah ketemu sama anak yang menjerit ketakutan saat masuk air. Wah, jangan sampai deh anak kita takut sama air.

3. Skill Seumur Hidup

Berenang adalah kemampuan yang akan menempel terus pada diri anak kita seumur hidupnya. Sepanjang bersekolah, guru olahraga akan memberlakukan pengambilan nilai dari olahraga renang. Pada beberapa bidang pekerjaan ada juga yang mewajibkan harus bisa renang. Begitu juga dengan berbagai aktivitas hobi menarik lainnya. Seperti selam dan olahraga air lainnya.

4. Bikin Happy

Saat menemani anak berenang, hubungan antara anak dengan orangtuanya terjalin semakin erat. Keduanya bisa sama-sama merasakan kebahagiaan menghabiskan waktu bersama bermain di dalam air. Anak merasa dekat dengan ayah dan bundanya tatkala ia memeluk dan dipegangi saat mencoba untuk berenang.(**)

Satu Komentar Tambahkan milikmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *