Tips Berpuasa Saat Ibu Menyusui

Tips Berpuasa Saat Ibu Menyusui

PUASA Ramadhan datang lagi. Tahun ini 1438 Hijriah/ 2017 adalah tahun kedua saya menjalani ibadah puasa saat tengah menyusui bayi. Tahun lalu, usia Sean Kilimanjaro, putra pertama saya sekitar 6 bulan. Tahun ini sudah 17 bulan.

Alhamdulillah saya bersyukur sekalipun tengah menyusui, namun masih tetap bisa menjalankan ibadah  wajib bagi umat muslim ini. Bahkan tahun lalu bisa full satu bulan penuh. Mudah-mudahan tahun ini pun bisa tahan 29 hari puasa sampai hari kemenangan tiba.

Berpuasa saat menyusui menurut saya lebih aman, jika dibandingkan dengan saat masih hamil. Amannya dari segi menjaga kondisi janin yang ada di dalam perut. Karena memang saat hamil, kondisi setiap perempuan berbeda-beda.

Ada yang hamil bawaannya lemas, mual, lapar selalu dan memerlukan istirahat berlebih. Tapi ada juga yang strong, tidak merasakan hal tersebut sehingga kuat berpuasa seharian penuh. Nah, supaya puasa ibu bisa tahan seharian namun buah hati tetap bisa mendapatkan gizi ASI (Air Susu Ibu) yang baik, ini dia tips yang sudah pernah saya coba sebelumnya :

1.Makanan Bergizi

Makanan bergizi untuk ibu menyusui.Foto: http://www.solusisehatku.com
Makanan bergizi untuk ibu menyusui.Foto: http://www.solusisehatku.com

Agar gizi ASI tidak berkurang, ibu tentu sangat perlu mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, kaya serat, vitamin dan mineral. Ibu sebaiknya mengonsumsi makanan lengkap lauk-pauk seperti ayam, daging atau ikan.Lalu agar kebutuhan serat dan vitamin tercukupi, makan sayur dan buah-buahan yang cukup.

Pola makan tetap dijaga tiga kali sehari saat berbuka, setelah tarawih dan saat sahur. Supaya tetap berenergi untuk menjalani aktivitas sehari-hari, ibu juga bisa memakan buah kurma, madu dan susu khusus ibu menyusui. Tidak ada salahnya juga meminum multivitamin untuk menambah energi.

2.Perbanyak Minum Air Putih

Ilustrasi air mineral. Shutterstock/Shebeko
Ilustrasi air mineral. Shutterstock/Shebeko

Setelah berbuka hingga sahur, minum air putih yang cukup minimal delapan gelas semalam atau 2 liter. Sebaiknya saat berbuka minum minuman yang hangat. Karena minuman yang hangat dipercaya akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.

3.Istirahat Cukup

Di siang hari, ibu sah-sah saja rehat untuk tidur sejenak. Jika badan terasa lemas, itu adalah hal yang biasa. Apalagi saat menyusui. Gizi dan cairan tubuh kita, diserap kembali oleh buah hati. Kira-kira jatah energi dan makanan ibu, dibagi dua sama bayinya.

4.Jangan Stres & Cemas

Jangan stres. Foto: http://haemedia.com
Jangan stres. Foto: http://haemedia.com

Salah satu penyebab ASI keluar sedikit adalah ibu yang tengah mengalami stres. Bisa stres karena pekerjaan atau kelelahan mengurus rumah dan segala perintilannya yang nggak selesai-selesai walau dikerjakan dari pagi hingga petang. Stres inilah yang bisa mengurangi kerja hormon-hormon  yang memproduksi ASI.

Selain itu tak perlu cemas ASI akan berkurang karena selama 13 jam ibu tidak mengonsumsi apapun. Pada prinsipnya, jika bisa mengatasi stres dan istirahat yang cukup, maka semakin banyak ASI yang dikeluarkan akan semakin banyak pula diproduksi.

5.Dukungan Keluarga

Dukungan keluarga terdekat, khususnya suami sangat penting loh untuk menyukseskan ibu berpuasa saat menyusui. Ada tipikal ayah yang mudah khawatir buah hati mereka akan kekurangan gizi dan ASI jika menyusui. Sehingga meminta si ibu untuk tidak berpuasa selagi masih menyusui.

Disisi lain ada juga tipikal ayah yang memberikan dukungan dengan semakin memberikan perhatian pada ibunya untuk mengonsumsi gizi yang cukup. Juga mengingatkan untuk selalu meminum air putih yang banyak saat sahur dan berbuka puasa.

Demikian lima tips menjalankan ibadah puasa saat sedang menyusui. Semoga tips ini memberikan manfaat dan motivasi para mommy kece untuk tetap berpuasa sekalipun tengah menyusui. Selamat menjalankan ibadah puasa ya.(**)

 

Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan Blogger Bengkulu dalam #nulisserempak tentang #ramadhandibengkulu

 

 

 

 

5 Replies to “Tips Berpuasa Saat Ibu Menyusui”

  1. puasa adalah kewajiban bagi setiap muslim, namun juga memberi keringanan bagi yang tidak mampu untuk berpuasa, seperti punya anak kecil atau habis melahirkan, atau orang tua yang sudah renta. Mereka boleh tidak berpuasa namun dengan membayar fidiyah, memberi makan fakir miskin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *