Refreshing Mata ke Kebun Bunga di Kota Curup

ADA yang berbeda dari traveling mengisi liburan kali ini. Khususnya saat mengunjungi Kabupaten Rejang Lebong. Kalau biasanya ngebolangnya ke Gunung Kaba,  liburan kali ini  bergeser ke sekitarannya saja. Tanpa sensasi petualangan. Tepatnya ke kebun bunga di Kota Curup.

Yap, di kota dingin yang bisa ditempuh selama 2,5 jam dari Kota Bengkulu itu kami sekeluarga mengunjungi perkebunan bunga yang kelihatannya lagi musim-musimnya dibuat oleh masyarakat di atas lahannya.

Kenapa dibilang lagi musim? Karena  kebun bunga di Kota Curup ini ada di beberapa lokasi. Pemiliknya memiliki lahan yang cukup luas, lalu mengubah tanaman di atasnya yang sebelumnya sayur-mayur menjadi bunga untuk wisata berfoto ria.

Kebun Bunga di Kota Curup. Foto: Nofrianda Karnak
Kebun Bunga di Kota Curup. Foto: Nofrianda Karnak

Berlibur bukan hanya untuk memberi kepuasan bagi diri sendiri. Lebih dari itu. Memberikan perasaan bahagia dan tawa dari orang-orang yang kita cintai.

Kebun bunga di Kota Curup yang saya datangi untuk pertama kalinya ini bernama Jang Semulen Florist. Kalau kita dari arah Kota Curup menuju Kota Lubuk Linggau, berada di sebelah kiri. Tepatnya sebelum pintu masuk menuju Danau Mas Bastari. Ada papan namanya kok besar dipasang sebelum pintu masuk.

Diantaranya banyaknya kebun bunga di Kota Curup, alasan kenapa saya pilih Jang Semulen Florist karena lokasinya nggak jauh banget dari pinggir jalan. Secara ya, emak-emak bawa balita dua tahun lebih praktis kalau pilih lokasi yang deket dari parkiran mobil. Hehe.

Alasan lainnya, karena di kebun bunga ini background yang bisa kita lihat nggak cuma bunga. Tapi juga pemandangan indah Danau Mas Bastari yang juga menjadi objek wisata unggulannya Kabupaten Rejang Lebong. Terus ada beberapa spot buatan yang bagus kayak sarang burung di bawah ini.

Tarif Masuk

Untuk bisa berfoto di dalam areal lahan seluas kisaran 500 meter persegi itu, setiap pengunjung dikenakan biaya masuk. Tarifnya Rp 10.000 per orang per satu kali masuk tanpa dibatasi jam. Karena kemarin kami berlima, jadi bayarnya Rp 50 ribu plus Rp 5.000 uang parkir.

Pengunjung kebun bunga di Kota Curup sebagian besar adalah keluarga dan didominasi anak-anak muda. Teknologi ponsel dan kamera yang semakin canggih dan bisa dimiliki oleh siapa saja, berdampak pada larisnya spot-spot instagramable, diburu.

Selain berfoto dan penyegaran mata ngeliat bunga warna-warni, rasanya senang berada di tengah-tengah udara segar. Bener-bener bikin refresh setelah berbulan-bulan berkutat sama pekerjaan dan rutinitas lainnya.

Kebun Bunga di Kota Curup. Foto Nofrianda Karnak
Kebun Bunga di Kota Curup. Foto Nofrianda Karnak

 

Di hari libur, jumlah pengunjung yang datang cukup membludak. Jadinya rada susah kalau emang pengen punya foto yang nggak “bocor” gara-gara ada objek tak diinginkan nggak sengaja nyolong masuk ke frame. Namanya juga tempat umum ya kan ya.

Kalau mau puas, luangkan waktu saat belum terlalu ramai. Misal saat bukan hari libur, atau pagi. Tapi kalau buat saya sendiri sih asyik-asyik aja dengan keramaian yang ada.

 

Refreshing Mata ke Kebun Bunga di Kota Curup
Refreshing Mata ke Kebun Bunga di Kota Curup

 

Sebelum pulang, pengunjung juga bisa membeli jeruk gerga khas Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong. Rasa jeruk ini asem-asem manis dengan bulir besar. Seger buat jadi cemilan jalan menuju kembali ke Kota Bengkulu supaya ngilangin mabok di jalan. Apalagi jalan Bengkulu-Kota Curup-Bengkulu harus melintasi jalur liku sembilan di gunung yang berkelok-kelok.

Nah, besok kan udah mau weekend lagi ya libur Tahun Baru ampe Senin. Mungkin kamu bisa mengunjungi tempat ini untuk berlibur. Atau bisa juga mengunjungi Kebun Teh Kabawetan di kabupaten sebelahnya. Informasinya bisa dilihat ditulisan teman saya Angga Dwinka Wisata ke Kebun Teh Kabawetan

Selamat jalan-jalan.(**)

14 Komentar Tambahkan milikmu
  1. Wih.. murah ya ternyata tiket masuknya, aku kirain mahal kak.. udah lama aku ke sana, tapi belom kesampean…. tulisan Mbak Komi lumayan mengobati rasa penasaran…. ^^ aku pingin banget foto di sangkar burung itu.. hihi, mudah2an masih ada pas aku ke sana

  2. Terakhir kali ke Curup belum ada kebun bunga. Dulu masih sayur-sayuran gitu. Hahaha
    Lumayan murah, ya. Kalau di Jakarta atau Bogor, mungkin tarif masuknya bisa di atas 30rb, tuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *