KULINER LIPUTAN

Pasar Singgah Bung Karno, Destinasi Digital Pertama di Bengkulu

PASAR kuliner dengan jajanan kekinian, mungkin sudah biasa. Oleh sebab itu Generasi Pesona Indonesia (GenPI) mencoba mengangkat kembali kuliner tradisional khas daerah melalui destinasi digital yang akan segera dirilis Sabtu, 20 Oktober 2018.

Di beberapa provinsi lain, destinasi digital sudah lebih dulu dibuka. Sebut saja ada Pasar Karetan di Semarang, Pasar Mangrove Batam, Pasar Pancingan di Lombok, Pasar Tahura Lampung, Pasar Baba Boentjit Palembang, Pasar Siti Nurbaya di Padang.

Nah, di Bengkulu namanya Pasar Singgah Bung Karno. Pasar ini akan menjadi yang pertama kalinya di Bengkulu. Lokasinya ada di Persada Bung Karno yang letaknya sangat strategis karena bersebelahan dengan tempat wisata sejarah unggulan Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Soekarno Hatta.

Pasar ini rencananya akan dibuka setiap weekend di hari Sabtu. Cocok sekali menjadi tempat nongkrong bagi yang ingin merasakan suasana berbeda.

Apa itu Destinasi Digital?

Begitu mendengar kata destinasi digital, tak sedikit orang yang menyangka bahwa area pasar memiliki ruang khusus untuk teknologi. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Karena teknologi dan dunia digital akan dimanfaatkan untuk mengangkat wisata tradisional.

Mengutip yang disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya, inti dari destinasi digital adalah destinasi pariwisata kreatif dan fotogenik saat diunggah ke media sosial. Pasar ini menghadirkan sesuatu yang unik dan istimewa.

Dengan viral di media sosial, harapannya wisatawan dari luar, baik domestik maupun luar negeri, akan semakin banyak lagi yang tertarik datang ke Bengkulu.

Salah satu sudut instagramable di Pasar Singgah Bung Karno.
Salah satu sudut instagramable di Pasar Singgah Bung Karno.

Kids zaman now itu 70 persen eksis di dunia maya. Saat liburan tak jarang untuk banyak foto-foto objek wisata juga kuliner, yang kemudian diunggah ke media sosial seperti Instagram. Dengan foto yang diunggah ke media sosial, bisa jadi cara berbagi informasi soal keindahan atau keunikan suatu destinasi,” kata Arief Yahya pada berbagai kesempatan.

Sejarah Nama yang Istimewa

Soal nama, tim pengelola pasar menyepakati nama Pasar Singgah Bung Karno, bukan tanpa sebab. Selain karena ada rumah pengasingan di sebelahnya, pemberian nama ini sebagai penghargaan atas jasa-jasa presiden pertama RI yang memiliki kedekatan historis dengan Bengkulu.

Sebagai informasi, Soekarno pernah diasingkan di Bengkulu pada 1938-1942. Kurun empat tahun di bumi rafflesia, ia mempersunting Fatmawati, wanita yang menjadi ibu negara pertama kelahiran Bengkulu.

Fatmawati juga merupakan pahlawan nasional yang salah satu jasanya adalah menjahit bendera pusaka merah putih. Bendera ini dikibarkan pada saat upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Apa Saja Acara di Pasar Singgah Bung Karno?

Dibuka secara resmi pukul 15.00 WIB, beragam agenda terbaik sudah disiapkan untuk memeriahkan peluncuran pasar. Di hari itu, akan ada Lomba Mewarnai Anak-Anak usia 2-5 tahun pada pukul 13.00 WIB.

Rencananya akan ada Tari Persembahan yang disajikan dari sanggar. Agenda berikutnya adalah pengukuhan GenPI Kota Bengkulu.

Usai upacara ritual selesai, agenda dilanjutkan dengan beragam parade seni budaya. Ada Tari Kreasi Baru dan Ikan-Ikan. Sebagai salah satu kekuatan budaya The Land of Rafflesia, Ikan Ikan merupakan kombinasi tarian dan syair. Ikan Ikan ini biasanya jadi atraksi di Festival Tabut.

Selanjutnya ada pertunjukan Monolog pada pukul 16.10 WIB. Monolog tersebut dilakukan oleh Sanggar Kepahiang. Berikutnya, lalu dibuka panggung Stand Up Comedy. Bagi yang suka live music, Pasar Singgah Bung Karno menyediakan akuistik.

Sementara untuk kulinernya, akan ada sajian Lemang Tapai, Kue Cucur, Pendap, Sate Lokan, hingga Sate Gurita. Makanan, juga kerajinan dijual dengan harga terjangkau.

Tiket masuk ke arena destinasi digital, gratis. Hanya saja bagi yang ingin berbelanja kuliner dan kerajinan, wajib menggunakan alat penukar lain dalam bentuk uang GenPI. Tersedia tempat duduk bagi yang ingin menikmati makanan tradisional dengan sajian musik dan pertunjukkan.

So, ayo aja keluarga, sahabat atau pasanganmu ke Pasar Singgah Bung Karno dan jangan lupa, share foto dan videomu ke medsos sebagai bentuk kontribusi mempromosikan pariwisata Bengkulu tercinta.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top