Mengunjungi Rumah Fatmawati

BERKUNJUNG ke Bengkulu akan kurang lengkap jika melewatkan tempat wisata sejarah yang satu ini. Rumah Fatmawati. Ibu negara pertama Republik Indonesia. Ia merupakan putri Bengkulu yang menjadi istri Presiden Soekarno.

Rumah Fatmawati Soekarno berada di Jalan Fatmawati No. 10 Kelurahan Anggut Atas. Jaraknya sekitar 200 meter saja dari Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Soekarno Hatta. Lokasinya terbilang mudah dijumpai, karena berada di dekat pusat kota. Di halaman rumah juga sudah ada papan tulisan dan patung yang memudahkan wisatawan mengenali rumah ini. Jika naik angkutan kota (angkot) warna kuning dan hijau, bisa turun di Simpang Lima. Lalu jalan kaki saja sekitar 20 meter.

Dari luar, rumah Fatmawati tampak sederhana. Bangunannya semi permanen. Pondasinya dari beton, sementara bagian dindingnya dari kayu yang dplitur warna coklat. Bangunannya sendiri tampak ciri khas bangunan asli Bengkulu. Rumah panggung dengan ukiran pada pagar dan plang atap.

Rumah ini pernah mendapat perbaikan sekitar tahun 1980. Sampai sekarang kondisinya masih terawat. Begitu melewati anak tangga di tengah-tengah bangunan, pada bagian teras ada perabotan kursi dan meja kayu yang warna dan bentuknya selaras dengan bangunannya. Menambah kesan tua.

Perabotan Antik

Lalu melangkah ke ruang utama, selain kursi goyang dan lemari buku, yang paling mencolok ada dua lukisan Fatmawati dan Soekarno terpampang besar. Ada dua kamar besar di sana. Sebelah kanan ada ruangan yang digunakan untuk menyimpan mesin jahit.

Mesin jahit ini punya nilai sejarah tersendiri. Konon, Fatmawati pernah menjahit bendera pusaka merah putih, sebagai lambang kemerdekaan negara kita yang tercinta ini. Selain itu ada pula foto-foto Fatmawati bersama keluarga dan sahabat, juga tentunya bersama Presiden Soekarno saat diasingkan pada 1938-1942 di Bengkulu. Kisah cinta mereka memang bermula dari sejarah pengasingan.

Fatmawati sendiri merupakan putri Hassan Din. Hasan Din merupakan tokoh Muhammadiyah Bengkulu dimasa itu. Mereka berasal dari Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Fatmawati lahir 5 Februari 1923. Pada tahun 1943, ia menikah dengan Bung Karno yang telah bercerai dari Inggit. Ia menjadi istri ketiga Soekarno.

Nah buat yang belum sempat wisata ke sini, bisa lihat foto-foto bagian dalam rumah Fatmawati berikut ini:

 

Satu Komentar Tambahkan milikmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *