INSPIRASI LIPUTAN

Dorong UMKM Ikut Maju Bersama Benmall (2)

Berdirinya sebuah mall, identik dengan bisnis. Namun nyatanya, Bencoolen Mall (Benmall) sebagai mall pertama di Provinsi Bengkulu tidak hanya menggaet investor berkelas. Tapi juga merangkul pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan memberikan fasilitas khusus.

SEPERTI yang dituturkan pendiri Benmall Jebri Kertadjaja pada edisi sebelumnya. Berdirinya Benmall di kawasan Penurunan memiliki visi menjadikan pusat perbelanjaan itu sebagai sarana wisata keluarga, membangun karakter anak muda dan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat Bengkulu.

Oleh sebab itu, mall dengan luas bangunan 45.200 meter persegi itu rutin mengadakan berbagai event menarik. Bahkan sebagian besar event yang diselenggarakan baik di atrium maupun areal mall lainnya, sasarannya adalah anak muda dan keluarga.

Berbagai komunitas pun mendapat kesempatan untuk menampilkan kreativitasnya. Sebut saja seperti event kompetisi dol, Bencoolen Carnaval Fashion, Education Fair For Children, Mamamia Coloring Competition, Merdeka Fair, Rising Star & Nation Autofest, serta banyak lagi event lainnya.

Buat Pusat Jajanan

Selain rutin menyelenggarakan event, salah satu yang menarik perhatian adalah dibukanya areal Festival Kuliner. Lokasinya strategis berada di sebelah XXI dan KFC. Pusat jajanan ini memberikan alternatif pilihan diantara banyaknya gerai dan stand kuliner di Benmall.

Selain harga yang terjangkau, tempatnya juga nyaman. Stand jajanan Festival Kuliner saat ini diisi oleh member aktif komunitas UMKM bernama Bengkulu Entrepreneur.

Ketuanya, Adelina Susanti atau yang akrab disapa Teh Adel mengungkapkan, mereka sangat terbantu dengan kebijakan Benmall yang memberi peluang tempat usaha khusus.

“Mall identik dengan bisnis. Tapi di Bengkulu, Alhamdulillah semua bisa saling support, saling mengisi. Kawan-kawan UMKM kalau berdiri sendiri, sulit. Tentu kami sangat terbantu dengan adanya Festival Kuliner yang dibuka Benmall,” ungkap Teh Adel, pemilik usaha Tahu Gejrot 69.

Bantuan yang diberikan sebagai bentuk dorongan terhadap majunya UMKM di Bengkulu, ungkap Teh Adel, bukan hanya menyediakan tempat saja. Tapi juga fasilitas air, listrik, perlengkapan meja kursi, kasir, alat musik, sound system.

Bahkan dengan menjalin kerjasama dengan Telkom, sekarang sudah tersedia WiFi gratis bagi pengunjung. “Kami juga mendapat pendampingan dan pembinaan bagaimana caranya jajanan yang biasanya ada di pinggir jalan, bisa “naik kelas”. Sehingga layak masuk mall. Jadi usaha kami ini selain untuk mendapatkan penghasilan, juga sebagai media belajar,” kata Teh Adel.

Berjualan di Festival Kuliner, tambah Teh Adel, bebas biaya sewa. Kerjasama yang berlaku adalah sistem bagi hasil 80:20. Angka itu dinilai cukup ringan ketimbang harus membayar sewa di tempat lain.

“Kami sangat bersyukur manajemen Benmall, juga pimpinannya Pak Irwandi selalu memperhatikan kami. Mulai dari awalnya yang kami diajak buka stand saat ada event di atrium, sekarang diberikan tempat khusus,” ungkap Teh Adel.

Saat ini tenant yang masih aktif selain Tahu Gejrot Teh Adel 69 ada es teh Poci, Jajan di Moy, Bakso Boom, Pempek Panggang Mas Tarjo, Buffet Agus, Dapur Mama Dede dan Randol Raja Cendol.

Ayo Belanja di UMKM

Pemilik Usaha Pempek Mas Tarjo, Sutarjo berharap kedepannya dorongan UMKM masuk mall yang diinisiasi Benmall juga mendapat dukungan pemerintah. Misalnya dengan memberikan bantuan fasilitas tambahan sehingga Festival Kuliner bisa lebih nyaman lagi dan produknya bisa lebih baik.

“Mungkin bisa seperti di Surabaya. Pemkotnya menggratiskan izin PIRT khusus untuk UMKM. Selain itu bantu juga promosi ayo belanja di UMKM. Harapan kedepannya, Festival Kuliner bersama Benmall bisa berkembang dan sukses,” ungkap Sutarjo. (bersambung)

14 thoughts on “Dorong UMKM Ikut Maju Bersama Benmall (2)

  1. Saya beberapa bulan yang lalu pernah mampir kesini, waktu itu bareng temen-temen cobain kopi hitam. Enak. Murah. Recomended lah. Cuma memang bagi yang pengen cari suasana “cafe” ga bakal dapet disini, tapi menurut saya “rasa” itu no.1. dan disini juga bersih lho, alternatif buat yang mau nongkrong tapi modal pas-pasan. hohoho

  2. wah… selain SDM, tempat dan lokasi penjualan yang harus disediakan ya agar UMKM kita bisa bangkit hhehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top