Berlibur ke Farm House Lembang

Berlibur ke Farm House Lembang

SETAHUN terakhir nama Farm House Lembang sebagai destinasi wisata favorit di Jawa Barat sudah melejit. Di hari libur, pengunjung tempat wisata yang buka sejak akhir 2015 lalu ini luar biasa padat. Antrean panjang alias macet menghiasi jalanan menuju areal yang terletak di Jalan Raya Lembang Nomor 108, Bandung.

Karena namanya yang sudah terkenal dan cukup banyak ditemukan di search engine Google, begitu mendapat tawaran berlibur ke Bandung dari suami tersayang, langsung requestminta diajak ke sini. Penasaran euy.

Setelah datang, kesimpulannya kenapa orang berbondong-bondong datang, tak lain karena spotnya apik dan cocok buat berfoto-foto ria. So, apa aja sih istimewanya Farm House sehingga tempat ini layak kamu datangi kalau berlibur ke Bandung. Ini dia sedikit ulasannya.

1. Farm House Serasa di Holland

Di Farm House ada rumah-rumah megah unik bergaya Eropa klasik. Ditambah dengan adanya tempat penyewaan baju ala Belanda dengan tarif Rp 75.000 per jam, yang bisa dipake buat wara-wiri. Atributnya pun lengkap mulai dari payung, topi, kipas dan lain-lain. Jadi bikin suasananya makin berasa ada di negeri kincir angin. Oia, salah satu yang menarik perhatian juga ada sumur yang airnya muncrat ke atas jadi seperti air mancur.

2. Rumah Hobbit

Rumah Hobbit yang asli memang ada di New Zealand. Tapi nggak perlu jauh-jauh nyeberang negara kalo pengen lihat replikanya. Rumah Hobbit seperti yang ada di film The Hobbit dan trilogi Lord of The Ring juga ada di komplek Farm House ini. Atap rumah Hobbit ini khas karena ada rumputnya. Pintunya setengah lingkaran dan tidak terlalu tinggi.

3. Taman Bunga Nan Cantik

Mama dan Tia di salah satu kawasan bunga.
Mama dan Tia di salah satu kawasan bunga.

Mulai dari pintu masuk, kawasan Farm House sunggu hijau. Pohon-pohon besar ada di bagian kiri dan kanan pintu masuk, dengan hiasan akar kayu sebagai pagar yang bikin suasananya makin asri. Suasana yang asri makin bertambah ketika hampir semua sudut di dalamnya ada aneka tanaman dan bunga-bunga cantik yang terawat. Areal taman bunga ini paling digandrungi kaum hawa. Apalagi ibu-ibu.

 

 

 

4. Susu-nya Nyummy

 

Bangunan berbentuk botol susu raksasa tempat penukaran susu ada di dekat pintu masuk.
Bangunan berbentuk botol susu raksasa tempat penukaran susu ada di dekat pintu masuk.

Masuk ke Farm House setiap pengunjung dikenakan biaya tiket Rp 20.000 per orang. Terus Rp 10.000 untuk parkir mobil dan Rp 5.000 parkir motor. Ya nggak terlalu mahal ya. Asyiknya, kalau di tempat wisata lain tiketnya setelah dirobek kita nggak dapet apa-apa, di Farm House malah beda.

Tiket masuk Farm House bisa ditukar satu gelas susu murni ukuran medium. Penukaran bisa dilakukan di dua tempat. Dekat pintu masuk ada bangunan putih mirip botol susu raksasa. Satu lagi penukaran susu ada di dekat Petting Zoo.

Rasa susunya bisa dipilih rasa strawberry, cokelat, tawar atau banana. Rekomendasi rasa strawberry dan cokelat yang paling enak. Kalo nggak mau susu, tiket juga bisa ditukar dengan sosis loh. Sosis panggang dibalur sambal dan mayonaise juga bisa dibeli dengan harga Rp 15.000.

 

5. Gembok Cinta

Wisata gembok cinta memang sudah ada di berbagai belahan dunia. Seperti di Huangsan Cina, North Seoul Korea, Pont de Arts Paris sampai di Enoshima Jepang. Menyadur dari lokasi-lokasi itu, salah satu spot di Farm House juga menyediakan pagarnya Gembok Cinta. Di sana pengunjung bisa membeli gembok, dituliskan impian dan keinginan, lalu dipasang di pagar.

 

6. Petting Zoo

Kawasan Petting Zoo, tepatnya di arena bermain kelinci.

Zona yang satu ini, sepertinya jadi favorit Sean Kilimanjaro. My baby boy yang umurnya sekarang 15 bulan, suka lihat hewan-hewan yang ada di sana. Sayangnya gerimis mulai turun saat kami menjelajah areal ini. Jadi yang bisa dilihat hanya peternakan kelinci. Areal ini bisa menjadi kawasan edukasi buat anak-anak. Ada beberapa hewan yang dipelihara. Selain kelinci ada kambing, landak putih, kura-kura dan domba.

Nah seru kan berwisata ke Farm House. Wisata yang satu ini jam operasionalnya buka pukul 08.00 WIB-21.00 WIB. Sarannya sih jangan pilih hari libur untuk datang ke sini. Soalnya kalo terlalu padat pengunjung, susah buat foto.

Kita juga jadi kurang menikmati tiap-tiap spotnya. Mau sewa kostum aja antreannya panjang. Kemarin aja pas ke sini pas hari Senin, 27 Maret. Bukan hari libur tapi pengunjungnya tetep padet karena sudah sore. Ya apapun itu, enjoy your trip.(ken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *