Bengkulu Tuan Rumah Pekan Olahraga Tradisional Indonesia

Bengkulu Tuan Rumah Pekan Olahraga Tradisional Indonesia

Olahraga tradisional terompah panjang. FOTO: Dokumen Astra Honda Motor
Olahraga tradisional terompah panjang. FOTO: Dokumen Astra Honda Motor

EVENT akbar kelas nasional kembali disiapkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu. Bengkulu tuan rumah  Pekan Olahraga Tradisional Indonesia tahun 2017 ini.

“Rancangannya 10-11 Oktober di Sport Centre. Akan ada atlet bersama tim official dari 34 provinsi yang datang ke Bengkulu. Tiap daerah mengirim 22 atlet,” kata Kepala Dispora Provinsi H. Meri Sasdi Jantan, M. Pd saat ditemui RB di Kantor Dispora Provinsi Jalan Mahoni, saat menjelaskan mekanisme pelaksanaan Pekan Olahraga Tradisional Indonesia.

Meri mengungkapkan ada empat cabang yang akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Tradisional Indonesia. Yakni olahraga tradisional sumpitan, egrang, hadang dan terompah panjang. “Teknisnya sudah kami siapkan. Tinggal menunggu fix-nya dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),” ungkap Meri.

Khusus olahraga sumpitan, jumlah peserta tiap tim ada tiga orang khusus putra dengan usia 18-35 tahun. Dalam olahraga ini, masing-masing anggota tim bergantian meniupkan anak panah yang sudah terpasang di dalam sumpitan (senjata) agar mengenai papan sasaran.

Untuk olahraga hadang, permainnya dilakukan beregu dengan jumlah anggota lima pemain inti dan dua cadangan. Olahraga ini khusus putrid dengan usia 14-18 tahun. Lalu untuk olahraga egrang permainan ini menggunakan bamboo dengan ukuran tertentu sebagai alat adu kecepatan, lalu menempuh jarak yang telah ditentukan.

Setiap tim egrang ada lima orang. “Olahraga egrang yang dipertandingkan untuk tim putra dengan usia 14-18 tahun,” ujar Meri.

Lalu olahraga terompah panjang, permainan ini adalah olahraga yang mempergunakan kayu panjang dengan ukuran tertentu sebagai alat mengadu kecepatan dengan menempuh jarak yang sudah ditentukan. Olahraga ini khusus putrid berusia 14-18 tahun.

Dukung Visit Bengkulu

Meri menambahkan, ajang dua tahunan ini sangat potensial bukan hanya bagi olahraga tradisional saja. Tapi juga pariwisata Provinsi Bengkulu dimana Pemprov Bengkulu kini tengah memiliki agenda besar Wonderful Bengkulu dan Visit Bengkulu 2020.

Oleh sebab itu, nantinya Dispora Provinsi bukan hanya menyiapkan pertandingannya saja. Tapi juga sejumlah acara lainnya. Mulai dari welcome party (penyambutan dan jamuan) di rumah dinas Gubernur serta studi wisata ke Rumah Pengasingan Bung Karno dan Benteng Marlborough.

“Olahraga tradisional ini tak bisa lepas dari sejarah bangsa dan kebudayaan. Kita ingin agar anak generasi muda kita cinta terhadap kebudayaan,” tandas Meri Sasdi.

Sementara itu untuk atletnya, Meri memastikan atlet olahraga tradisional khusus kontingen tuan rumah, sudah disiapkan. “Kami tentunya berharap yang terbaik. Setidaknya bisa masuk 10 besar nasional. Atletnya sudah kita siapkan,” tutup Meri Sasdi.(ken)

 

 

Tulisan ini juga sudah dimuat di www.harianrakyatbengkulu.com dan Koran RB edisi 12 September 2017

 

2 Replies to “Bengkulu Tuan Rumah Pekan Olahraga Tradisional Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *