SETIAP orang saya kira punya bucket list-nya masing-masing. Mulai dari yang sederhana hingga mimpi yang tinggi. Semua sah-sah saja. Toh memiliki impian itu gratis dan sudah jadi hak bawaan sejak kita dilahirkan.

Saya pun begitu. Punya bucket list. Baik itu buat diri sendiri, keluarga maupun pekerjaan. Paling sederhana saya ingin mencicipi kopi yang ada di warung kopi di Bengkulu. Karena katanya Bengkulu adalah salah satu surganya kopi di Indonesia.

Mimpi dan keinginan lainnya suatu hari saya ingin pergi traveling berdua saja dengan suami. Berkeliling Sumatera dari Aceh sampai Lampung hingga kembali ke rumah, sepertinya cukup. Kalo boleh request, malah inginnya menjelajah ke Indonesia timur yang belum pernah saya injak. Ya bisa jadi nantinya jadi bertiga, karena rasanya kurang lengkap kalo Sean ga ikut.

Selain mimpi dan keinginan diatas, tentunya masih ada lagi daftar lainnya. Target, tujuan dan tantangan. Tapi cukuplah untuk disimpan sendiri. Tentunya sembari berdoa dan berusaha agar mimpi-mimpi dan keinginan bisa terwujud. So, happy Wednesday.(**)

3 Comments Add yours

  1. saya sempet mengira yg mau ngopi di warung kopi Bengkulu itu tadi adalah bucket list nya Azrul Ananda juga mb, kejebak foto saya hahahaa

  2. Fenny berkata:

    Saya selalu memperbarui bucket list terutama yang jangka pendek. Setuju banget dengan adanya bucket list hidup kita jadi bersemangat

    1. admin berkata:

      iya ya mbak, jadi lebih bersemangat karena ada tujuan yang ingin dicapai 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *