TRAVELING

5 Alasan Kenapa Pulau Tikus Itu Ngangenin

LIMA bulan lalu saya sudah menuntaskan rasa penasaran menjejakkan kaki di Pulau Tikus. Akhir pekan lalu, saya kembali lagi ke sana. Syukur Alhamdulillah cuacanya bagus sekali. Pas banget buat motret n belajar bikin video.

Di perjalanan kali ini saya bersama dokter Puskesmas Enggano dr. Andi, bang Well, Jeka RBDC, bang Andy dan beberapa rekan lainnya mencicip pengalaman baru. Kalau di perjalanan sebelumnya kami mengendarai kapal nelayan dari Pantai Pasar Malabro, maka di perjalanan kali ini kami menyeberangi lautan menggunakan speed boat berkecepatan 70 km per jam dari Pantai Berkas.

Konon infonya kalau naik kapal nelayan, menuju Pulau Tikus bisa mencapai 1 jam setengah. Tapi kalau naik speed boat, kisaran 50 menit saja. Soal biayanya, berkisar Rp100 ribu-Rp250 ribu tergantung paket wisata atau perjanjian dengan nelayannya.

Ada banyak cerita kocak mewarnai perjalanan kami. Apalagi awalnya suami yang waktu itu ikut nganter, rada sangsi pas liat kapalnya yang imut. Ya muatan 7 orang lah plus barang. Terus nggak ada atapnya. “Ai nda, kecil kapalnya. Berisiko nggak nanti,” ungkap suami, dengan nada khawatir.

 

Wajar lah ya khawatir. Secara perjalanan menuju Pulau Tikus itu melintasi lautan Samudera Hindia yang arusnya sederas lautan lepas. “Pakai kapal nelayan besar aja ombaknya bikin berasa terombang ambing. Apalagi yang kecil,” tambahnya seraya minta saya memastikan kawan-kawan yang berangkat udah punya nomor kontak Lanal Bengkulu kalau-kalau nanti perlu bantuan.

Karena dibilang begitu, di hati juga ragu. Cuma berhubung saya ini orangnya kalau sudah maju pantang mundur ke belakang, akhirnya berangkat juga dengan style yakin. Hihi.

Perahu kami pun melaju sekitar pukul 08.30 WIB meninggalkan dermaga dengan perlahan. Angin sepoi pun mulai terasa menyapu wajah. Eng-ing-eeeng… baru jalan sekitar lima menitan alias masih masuk di dalam kolam breakwater, perahunya mogok sodara-sodara. Untung pak dokternya nggak cuma ahli ngobatin orang. Tapi juga jago perbaikin mesin.

Setelah 15 menit utak-atik, mesin pun jalan lagi dengan lancar. Syaratnya pompa dari bensin ke mesin harus terus digenjot pakai tangan. Alhasil sepanjang jalan bang Weli n dokter Andinya bergantian pompa-pompa. Liat ekspresi mereka gara-gara tangannya pegal lucu juga 😀 Perjalanan pun lanjut hingga kami pun akhirnya tiba di Pulau Tikus.

Walau sebelumnya sudah pernah ke sana, tapi pulau mungil yang bisa dikelilingi 10 menit dengan berjalan kaki ini memberi kesan tersendiri. Setidaknya ada lima alasan kenapa saya ingin balik lagi untuk traveling ke Pulau Tikus:

1.Langit dan Laut Biru

Efek melihat langit dan laut biru bisa membuat pikiran lebih segar dan tenang. Pemandangan kece ini bisa kita lihat dengan syarat cuaca lagi cerah.

2.Udara Segar

Karena jauh dari perkotaaan yang udaranya sudah diwarnai dengan asap kendaraan dan pabrik (walau kadar polusinya masih sedikit), so pasti udara yang dihirup di area pulau ini masih lebih sehat.

3.Bisa Diving

Di Pulau Tikus ada spot diving juga loh. Meskipun emang nggak sejernih di pantai-pantai yang ada di Kaur karena emang jarak pandang yang terbatas, tapi kan udah lumayan juga kita bisa belajar jadi penyelam pemula.

4.Banyak Objek Foto

Naaaaa ini nih yang paling bikin happy. Banyak objek foto yang bisa dijepret. Mulai dari foto pemandangan alamnya, flora dan faunanya, hingga aktivitas orang-orang yang ada di pulau ini. Dimana sebagian besar pengunjungnya itu menghabiskan waktu dengan memancing, berenang, snorkling atau bersantai ria.

5.Bisa Refreshing

Yang namanya manusia ya, so pasti perlu refreshing melepaskan penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Naaahh, dengan budget ringan, lokasi terjangkau dengan waktu libur yang nggak panjang-panjang amat, membuat Pulau Tikus cocok dijadikan destinasi buat traveling.(ken)

Baca Juga Tulisan Pulau Tikus Saya Lainnya

Pulau Tikus, Pulau Cantik di Seberang Kota Bengkulu

16 thoughts on “5 Alasan Kenapa Pulau Tikus Itu Ngangenin

  1. Cantikkkk banget fotonya Mba, dukungan cuaca cerah juga ngaruh banget ya. Perpaduan langit, awan, dan kilauan air lautnya bikin langsung pengin pesen tiket boat ke pulau tikus nih. 😀

  2. foto-foto Mbak Komi Keren sekali.. aku baru ke Pulau Tikus sekali MBak, pingin balik lagi rasanya.. pinginnya nginap kalo ke sana lagi… menyaksikan caaya rembulan di Pulau Tikus kayaknya asyik banget ya ^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top